Tuesday, April 21, 2026

https://litapdimas.kemenag.go.id/index.php/

 

https://litapdimas.kemenag.go.id/index.php/

Hubungan Erat antara Gap, Significance, Novelty, dan Kontribusi

  Definisi Research Gap
Research gap adalah celah atau kekosongan dalam literatur ilmiah yang belum terjawab oleh penelitian sebelumnya. Anda dapat menemukannya ketika melihat inkonsistensi hasil dari para ahli atau adanya fenomena di lapangan yang belum tersentuh oleh teori yang ada. Dalam menyusun naskah, identifikasi gap berfungsi sebagai alasan logis mengapa penelitian Anda perlu dilakukan sekarang, bukan sekadar pengulangan.

Cara Menemukan dan Jenis Research Gap
Menemukan research gap menuntut Anda melakukan literatur review secara mendalam dan kritis. Terdapat beberapa jenis gap, antara lain evidence gap (perbedaan hasil penelitian dengan kenyataan saat ini), methodological gap (keterbatasan metode sebelumnya), theoretical gap (kesenjangan antara teori dan fakta), serta population gap (kelompok subjek yang belum banyak diteliti).

Definisi dan Bentuk Novelty
Novelty adalah unsur kebaruan atau temuan orisinal yang Anda tawarkan sebagai solusi atas celah yang ditemukan. Kebaruan ini bisa berupa pendekatan baru (metode berbeda), temuan baru (data belum dipublikasi), atau pengembangan teori (memodifikasi perspektif yang ada). Memiliki novelty yang kuat membuat karya ilmiah Anda bernilai jual tinggi di mata penguji dan reviewer.

Perbedaan Fokus dan Tujuan (Gap vs Novelty)
Fokus utama research gap adalah identifikasi kekurangan dalam studi terdahulu, sedangkan novelty berfokus pada apa yang Anda bawa sebagai sesuatu yang berbeda. Dari segi tujuan, gap berfungsi memberikan justifikasi urgensi penelitian, sementara novelty bertujuan menunjukkan keunggulan dan orisinalitas hasil pemikiran Anda sendiri.

An Indonesian Betawi dialect translation of Edgar Allan Poe's Black Cat

 An Indonesian Betawi dialect translation of Edgar Allan Poe's Black Cat

https://www.gutenberg.org/files/2148/2148-h/2148-h.htm#chap2.7 

https://americanenglish.state.gov/files/ae/resource_files/the_black_cat.pdf 

https://poestories.com/read/blackcat 


 

KUCING HITAM.

Gue mau cerita soal kejadian paling gila sekaligus paling aneh yang pernah gue alamin. Tapi jangan pada ngarep gue minta kalian percaya, ya. Emang gila juga sih kalo gue minta kalian percaya, soalnya gue sendiri aja sampe sekarang nggak bisa percaya sama kejadian ini. Tapi gue nggak gila—dan ini juga bukan mimpi. Besok gue bakal mati, jadi hari ini gue pengen legain hati dan pikiran gue. Yang mau gue ceritain tuh sederhana aja, kejadian-kejadian keseharian di rumah gue. Tapi akibat dari kejadian-kejadian ini tuh bikin gue ketakutan, nyiksa gue, sampe ancurin hidup gue. Tapi gue nggak bakal jelasin panjang lebar. Buat gue sendiri sih ini serem banget, tapi buat orang lain mungkin dianggep lebay. Suatu hari nanti, siapa tau ada orang yang lebih tenang, lebih logis, dan nggak gampang panik kayak gue, bisa ngejelasin semua ini sebagai kejadian biasa yang wajar-wajar aja.

Dari kecil gue dikenal sebagai anak yang penurut dan baik hati. Hati gue lembut banget sampe sering jadi bahan ledekan temen-temen. Gue paling suka sama binatang, dan orang tua gue selalu ngasih gue berbagai macam peliharaan. Gue habisin waktu sama mereka, dan nggak ada yang lebih bikin gue seneng selain ngasih makan dan sayang-sayang sama mereka. Sifat aneh ini makin tumbuh seiring gue gede, dan pas gue dewasa, itu jadi salah satu sumber kebahagiaan terbesar buat gue. Buat yang pernah sayang sama anjing yang setia dan pinter, gue rasa nggak perlu repot-repot jelasin gimana nikmatnya punya binatang peliharaan. Ada sesuatu dari cinta binatang yang tulus dan rela berkorban yang langsung nyampe ke hati orang yang sering ngerasain betapa palsu dan rapuhnya pertemanan sama sesama manusia.

Gue nikah muda, dan untungnya istri gue punya sifat yang mirip sama gue. Begitu tau gue suka peliharaan, dia rajin nyariin yang paling oke buat gue. Kita punya burung, ikan mas, anjing bagus, kelinci, monyet kecil, dan seekor kucing.

Kucing ini gede banget, cantik, item legam, dan pinter banget aneh. Ngomongin soal kepintarannya, istri gue yang sebenernya agak percaya takhayul, sering nyinggung kepercayaan jaman dulu yang bilang kucing item titu jelmaan tukang sihir. Bukan berarti dia serius, ya—gue ceritain ini juga cuma karena kebetulan keinget aja.

Pluto—itu nama kucing gue—jadi kesayangan gue. Gue yang kasih makan, dan kemanapun gue pergi di rumah, dia selalu ikut. Sampe kadang susah payah gue ngehalangin dia ngikut gue sampe ke jalan.

Friday, April 17, 2026

PAK FAIZAL'S SOCIOLINGUISTICS UTS ASSIGNMENT

 Dear Students,


This is your UTS assignment for this semester.
1. Prepare a PPT of 5-7 Slides and create a short video recording showing your PPT and on-camera display describing one of your favorite analyses of Sociolinguistics material on language variation based on gender, dialect, sociolect, age, power, social class, etc.
2. The minimum time recording is 5-7 minutes, and it can be more than that, like this Video: https://youtu.be/gd_CibKyleM : The JAKSEL Language Phenomenon.
3. The deadline of video submission is Thursday, 11.59 AM, April 30, 2026
4. This is the link URL for UTS assignment submission: https://forms.gle/aLPRChMmcZ4xDs366

Free download eBook Understanding SFL Appraisal

 

https://drive.google.com/file/d/1SWpEU0a4GZs8AeMvIGO04UarhaX9UlUW/view?usp=sharing

 Free download eBook Understanding SFL Appraisal

State of the art, Gap, novelty dan contribution

Definisi dan Fungsi State of the Art
State of the art penelitian merujuk pada pemetaan komprehensif terhadap seluruh pengetahuan mutakhir yang telah dihasilkan oleh peneliti-peneliti sebelumnya dalam suatu bidang spesifik (Rahardjo, 2021). Ini bukan sekadar daftar pustaka, melainkan ulasan kritis yang menunjukkan teori, metode, dan temuan paling relevan dari literatur yang ada. Fungsi utamanya adalah untuk memosisikan penelitian baru dalam peta keilmuan yang sudah dikenal, sehingga pembaca dapat melihat dengan jelas “di mana” penelitian tersebut berada dibandingkan dengan studi-studi terdahulu. State of the art yang baik akan mengungkapkan apa yang sudah diketahui secara meyakinkan dan di mana letak ketidakpastian atau keterbatasan masih tersisa (Silalahi, 2015). Dengan demikian, ia menjadi fondasi untuk menemukan research gap.

Memahami Research Gap sebagai Kekosongan
Research gap adalah celah, kekosongan, atau pertanyaan yang belum terjawab secara memadai dalam literatur ilmiah yang ada, yang muncul setelah dilakukan analisis mendalam terhadap state of the art (Rahardjo, 2021). Celah ini bisa berupa inkonsistensi hasil antarpeneliti, fenomena lapangan yang belum tersentuh teori, atau populasi yang belum pernah diteliti. Menemukan research gap berarti mengidentifikasi “potongan puzzle yang hilang” yang memberikan alasan logis mengapa penelitian baru harus dilakukan sekarang. Seperti dijelaskan oleh Miles (dalam Rahardjo, 2021), terdapat beragam jenis gap, seperti empirical gap (kurang bukti empiris) atau theoretical gap (teori tidak sesuai fakta). Tanpa research gap yang jelas, sebuah penelitian berisiko menjadi replikasi tak bermakna atau kehilangan urgensi akademiknya.

Novelty sebagai Kebaruan yang Ditawarkan

Monday, April 13, 2026

2026 MORPHO-SYNTAX HAPPY UTS assignment

 



Assalamualaikum 
Dear Students,
This is your MORPHO-SYNTAX HAPPY UTS assignment for this semester.
1. Prepare a PPT of 5-7 Slides and create a short video recording showing your PPT and on-camera display describing an EXAMPLE OF 5 MORPHEMIC CUTTING ANALYSIS taken from this list:https://drive.google.com/file/d/1aDzTexs5NXyYQowTuWAVlPTMnnKU5QtP/view
2. The minimum time recording is 5-7 minutes, and it can be more than that, like this Video: THE EXAMPLE OF MORPHEMIC CUTTING: https://youtu.be/LYwyTlpYkrA?si=bBdMAt8JJZzNKsiT
3. The deadline of video submission is Thursday, 11.59 AM, April 30, 2026
4. This is the link URL for the UTS assignment submission: https://forms.gle/PaMuy9XjZDWqfof87
5. Don't forget to set the link URL of the video presentation in public mode, NOT the private one
I cannot make an evaluation and give a score of is in a private setting.


Sunday, April 12, 2026

PAK FAIZAL'S UTS ASSIGNMENT FOR APPRECIATION OF LITERATURE

 







Dear Students,
This is your UTS asssignment for this semester.
1. Prepare PPT of 5-7 Slides and Create a short video recording showing your PPT and On Camera display describing one of your most favorite analysis of novels, short stories, poems, drama or movies.
2. The minimum time recording is 5-7 minutes and it can be more than that like this Video: https://youtu.be/udejeE4fvbQ : The short analysis of George Orwell's masterpiece: ANIMAL FARM
3. The deadline of video submission is Thursday, 11.59 AM, April 30, 2026
4. This is the link URL for UTS assignment submission: https://forms.gle/tfGdVvgkyWzJBXTU8




Monday, April 6, 2026

✨ *CALL FOR CONTRIBUTIONS* ✨

 ✨ *CALL FOR CONTRIBUTIONS* ✨

*AIICARE LP2M UIN Salatiga* invites scholars, researchers, and practitioners to contribute to: 2026 Annual International Interdisciplinary Conference and Research Expo (AIICARE)

Theme: “*Integrating Islamic Thought, Education, Science, and Society: Multidisciplinary Approaches to Global Transformation*”

📅 Key Dates:

Submission (Full Paper): April 30, 2026

Editorial Check & Peer Review: 15 May 2026

Conference Date: October  5-6, 2026

Notification: 26 October 2026

Revision: 9 November 2026

📅 *Conference Date: October 5-6, 2026*

📍 Venue: Laras Asri Hotel, Salatiga

*Keynote Speaker*

Prof. Zakiyuddin, M.Ag. – Rector of UIN Salatiga

*Invited Speakers*

Prof. Dr. Irma Wani Binti Othman, Universiti Malaysia Sabah

Associate. Prof. Dr. Abd. Razak Zakaria, University of Malaya, Malaysia

Ashek Mahmud, Ph.D,  Jagannath University of Dhaka, Bangladesh

Farhana Zaman, PhD, Jagannath University of Dhaka, Bangladesh

Prof. Dr. Anak Agung Ayu Dian Andriyani, S.S., M.Hum,  Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Indonesia

Dr. Faizal Risdianto, S.S,M.Hum, Universitas Islam Negeri Salatiga

*Conference Topics*

1. Contemporary Ijtihad and Reform in Islamic Legal Thought (Renewal of Islamic jurisprudence in response to global issues)

2. Islam, Human Rights, and Global Ethics (Islamic perspectives on justice, equality, and humanitarian values)

3. Islamic Governance, Civil Society, and Public Policy (Religion-state relations, democracy, and policy reform)

4. Transforming Islamic Education in the Digital Era (Blended learning, AI in madrasah, e-learning models)

5. Curriculum Integration: Bridging Religious and Scientific Knowledge (Integration-interconnection paradigm in Islamic institutions)

6. Teacher Professional Development in Islamic Educational Institutions   (Pedagogical innovation and competency development)

7. English Language Teaching in Islamic Educational Contexts (ESP, EAP, TOEFL preparation, global communication)

8. Arabic Language, Literature, and Islamic Intellectual Heritage (Philology, literary studies, classical and modern texts)

9. Religious Communication and Digital Da’wah in the Global Age (Media studies, social media discourse, cyber-pragmatics)

10. Islamic Finance, Banking, and Financial Technology (FinTech) (Innovation in Sharia-compliant systems)

11. Islamic Economic Ethics and Sustainable Development Goals (SDGs) (Social justice, poverty alleviation, green economy)

12. Halal Industry, Global Trade, and Economic Transformation (Halal supply chains, certification, global markets)

13. Integration of Islamic Worldview and Scientific Inquiry (Philosophy of science in Islamic perspective)

14. Mathematics and Quantitative Approaches in Social and Religious Studies (Statistical modeling, big data in Islamic research)

15. Muslim Societies in a Globalized World: Identity, Pluralism, and Social Change (Migration, multiculturalism, interfaith engagement)

The submitted papers will be published in SINTA  1 & SINTA 2 indexed journals and AIICARE Proceedings https://conferences.uinsalatiga.ac.id/index.php/iicare/index

📌 *Submission Link*: https://s.id/2026AIICAREregistration

*Conference Fees*:

*Presenters Fees*: Mahasiswa 150 K, Dosen UIN Salatiga 250 K, Dosen umum 350 K

*Non-Presenters Fees*: Mahasiswa 100 K, Dosen UIN Salatiga 200 K, Dosen umum 300 K

🌟 Organized by *AIICARE LP2M UIN Salatiga*


Saturday, April 4, 2026

Rabbi Elhanan Beck: Zionis Tak Peduli Meski Korbankan “100 Juta Orang” demi Israel

Rabbi Elhanan Beck: Zionis Tak Peduli Meski Korbankan “100 Juta Orang” demi Israel

Rabbi Elhanan Beck, seorang tokoh Yahudi yang dikenal anti-Zionis, baru-baru ini melontarkan kritik pedas terhadap kelompok Zionis. Kritik itu disampaikannya dalam wawancara eksklusif bersama podcast Middle East Eye. Pernyataannya langsung memicu perhatian luas karena berani menyoroti sisi gelap logika politik Zionisme.

Dalam wawancara itu, Beck menyatakan bahwa kaum Zionis tidak memiliki batasan moral dalam memperjuangkan keamanan Israel. Ia menegaskan, mereka rela mengorbankan hingga 100 juta jiwa manusia tanpa rasa peduli. Angka ini disebut Beck untuk menggambarkan betapa ekstremnya prioritas politik Zionisme di atas nilai kemanusiaan.


Beck menekankan bahwa bagi kelompok Zionis, keselamatan proyek politik Israel adalah segalanya. Tidak ada harga yang terlalu mahal, termasuk nyawa dalam jumlah masif, demi mempertahankan dominasi mereka. Menurut Beck, logika ini menunjukkan bahwa kepentingan politik telah sepenuhnya mengalahkan rasa kemanusiaan.

Ia juga menuduh kelompok Zionis sama sekali tidak memikirkan nasib warga sipil, baik Muslim maupun Palestina. Yang mereka kejar hanyalah kelangsungan proyek politik dan dominasi atas kawasan. Akibatnya, penderitaan rakyat biasa dianggap sebagai "efek samping" yang boleh dikorbankan.

Salah satu kritik paling tajam dari Beck adalah soal normalisasi kekerasan terhadap anak-anak di Gaza. Ia menyebut bahwa pembunuhan anak-anak Palestina justru dirayakan dalam logika perang Zionis. Hal ini, menurut Beck, memperlihatkan bagaimana korban sipil, terutama yang paling rentan, kehilangan nilai kemanusiaannya.

Beck dengan tegas membedakan antara Yudaisme sebagai agama dan Zionisme sebagai proyek politik. Ia menolak anggapan bahwa tindakan Zionis mencerminkan ajaran Yahudi. Sebaliknya, Beck menyebut Zionisme sebagai penyimpangan yang menyalahkan agama untuk membenarkan pendudukan, perang, dan perampasan tanah Palestina.

Menurut Beck, akar konflik Timur Tengah bukanlah agama, melainkan praktik pendudukan dan pemaksaan kekuasaan atas bangsa lain. Ia menyimpulkan bahwa logika Zionis bersifat kejam, tidak berperikemanusiaan, dan tidak mencerminkan nilai-nilai Yudaisme sejati. Kritik ini sekaligus menjadi seruan untuk memisahkan agama dari praktik politik kolonial.

MAN AND WOMAN LANGUAGE VARIETY BY PAK FAIZAL

 


ChatGPT is a tool, not an authority

 


The discussion revolves around a claim that ChatGPT “ruined” someone’s life, mainly by giving misleading or incorrect information that led to poor decisions (including financial loss). Most respondents reject the idea that AI alone is responsible. Instead, they argue that ChatGPT is a tool, not an authority, and that users must take responsibility for verifying information. A recurring theme is that AI can sound highly confident even when it is wrong (a phenomenon often called hallucination), which can mislead users—especially under pressure or when making important decisions.


Pros (Positive Aspects of ChatGPT / AI Tools)

  1. Powerful assistance tool
    • Helps with learning, brainstorming, and problem-solving.
  2. Fast and efficient
    • Can quickly generate ideas, summaries, and instructions.
  3. Accessible knowledge
    • Functions like an interactive, conversational search engine.
  4. Useful under pressure (sometimes)
    • Can provide quick guidance when time is limited.
  5. Improves productivity
    • Supports creative and technical tasks when used სწორly.

Cons (Limitations / Risks)

  1. Hallucination (false information)
    • Can produce confident but incorrect or fabricated answers.
  2. Overconfidence in tone
    • Makes wrong information sound convincing and trustworthy.
  3. No built-in fact-checking
    • Does not “know” when it is wrong; continues generating answers anyway.
  4. Risk of misuse
    • Dangerous when used for high-stakes decisions (e.g., finance, legal issues).
  5. User overreliance
    • Problems arise when users treat it as a final authority instead of a helper.
  6. Inconsistent accuracy
    • Answers may contradict themselves or be outdated.

⚖️ Key Takeaway

The central lesson is not that “AI is bad,” but that AI requires critical thinking. It is most effective when used as a support tool, not a decision-maker. Responsibility ultimately lies with the user to verify information and make informed choices.

Friday, April 3, 2026

list jurnal bidang linguistics and ELT gratis biaya publikasi

 Berikut daftar beberapa jurnal terindeks Sinta 1 hingga Sinta 6 di bidang linguistics dan English Language Teaching (ELT) yang disebutkan gratis APC atau tanpa biaya publikasi berdasarkan sumber terkini. Kebijakan biaya bisa berubah, jadi verifikasi langsung di situs resmi jurnal atau Sinta.kemdikbud.go.id.relawanjurnal+1

Sinta 1

  • LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching (Sanata Dharma University) – gratis APC.[forum.relawanjurnal]​

  • TEFLIN Journal – gratis untuk anggota teflin.org.relawanjurnal+1

Sinta 2

  • Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning (UIN Walisongo) – gratis APC.pegiatjurnal+2

  • OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra (IAIN Madura) – gratis biaya publikasi.relawanjurnal+1

  • JOALL (Journal of Applied Linguistics and Literature) – disebutkan gratis di beberapa daftar.[forum.relawanjurnal]​

Sinta 3-6

Untuk Sinta 3-6, contoh spesifik gratis lebih terbatas dalam hasil pencarian terkini, seperti Journal of Language and Literature Studies (JOLLS, Sinta 3). Beberapa forum sebutkan jurnal ELT Sinta 4 gratis seperti Journal of English Language and Education, tapi konfirmasi di Sinta diperlukan.journal-center.litpam+2

Sinta LevelContoh Jurnal Gratis APCFokus UtamaCatatan
Sinta 1LLT JournalLanguage TeachingVerifikasi situs USD.[forum.relawanjurnal]​
Sinta 2Vision JournalForeign Language LearningPopuler di ELT.[pegiatjurnal]​
Sinta 3JOLLSLanguage & LiteratureIndexed hingga 2026.[journal-center.litpam]​

Cek portal Sinta dengan filter "Linguistik" atau "Pendidikan Bahasa Inggris" untuk daftar lengkap dan update 2026.[forum.relawanjurnal]​

THE IDEAL/WISHES "Make America Great Again" (MAGA) VS. THE REALITY OF TACO: Trump Always Chicken Out

 Here’s a structured list of jargon, acronyms, slogans, and registers associated with Donald Trump:


🔤 Acronyms & Abbreviations

  • MAGA: Make America Great Again
  • KAG: Keep America Great
  • FAFO: F** Around and Find Out* (used by supporters online)
  • TDS: Trump Derangement Syndrome (used by supporters to criticize opponents)
  • RINO: Republican In Name Only (used to attack Republicans seen as disloyal)
  • MSM: Mainstream Media (often used critically)
  • POTUS: President of the United States
  • FLOTUS: First Lady of the United States

🗣️ Slogans / Catchphrases

  • “Make America Great Again” (MAGA)
  • “Keep America Great”
  • “America First”
  • “Build the Wall”
  • “Drain the Swamp”
  • “Fake News”
  • “Witch Hunt”
  • “Stop the Steal”
  • “Law and Order”
  • “Take Our Country Back”

💬 Political & Media Jargon

  • “Fake News Media” – delegitimizing critical press
  • “Deep State” – alleged hidden government power structures
  • “Election Integrity” – often tied to fraud claims
  • “Rigged Election” – claim that elections are manipulated
  • “Border Crisis” – framing immigration issues
  • “Radical Left” – label for political opponents
  • “Globalists” – critique of international elites/policies
  • “Patriots” – term for supporters

🌐 Internet Slang / Meme Language

  • TACO: Trump Always Chickens Out
  • “Orange Man Bad” – sarcastic meme mocking critics
  • “Covfefe” – viral typo turned meme
  • “Based” – approval term used by supporters
  • “Triggered” – mocking emotional reactions
  • “Winning!” – exaggeration of success narrative

Thursday, April 2, 2026

Blog Dr. Faizal Risdianto: QUESTIONS OF SIDANG SKRIPSI AND THE ANSWERS

Blog Dr. Faizal Risdianto: QUESTIONS OF SIDANG SKRIPSI AND THE ANSWERS: 1. Thesis/Research Title When you are asked what your thesis title is, try to answer clearly with confidence, test in an alto voice if you k...

QUESTIONS OF SIDANG SKRIPSI AND THE ANSWERS



1. Thesis/Research Title

When you are asked what your thesis title is, try to answer clearly with confidence, test in an alto voice if you know the title is good, but if you don't memorize it, you can read it in your handbook during the trial.

2. Why are you interested in and researching the thesis title?

To answer this question, you must answer scientifically, not based on unfounded opinions, to convince the examiners that you are serious about working on the thesis.

3. Where did you find the problem in this research?

Because every research departs from a problem, you must explain from the research finding problems that must be solved by carrying out observations and conducting preliminary studies related to the problem.

4. What motivated you to be interested in researching this problem?

Blog Dr. Faizal Risdianto: 2 Niat yang akan melejitkanmu bersemangat menyeles...

Blog Dr. Faizal Risdianto: 2 Niat yang akan melejitkanmu bersemangat menyeles...: Dear All Netters. Skripsi sering disebut Alit Susanto, penulis Jogja dengan sebutan SKRIPSHIT.mungkin karena dia saking jengkelnya n...

Dear All Netters.
Skripsi sering disebut Alit Susanto, penulis Jogja dengan sebutan SKRIPSHIT.mungkin karena dia saking jengkelnya ngga lulus2 kuliah waktu itu. Kalo saya pribadi Crispy eh Skripsi yang berasal dari Bahasa Belanda EEN SCRIPTIE (in English we call it "Graduating paper") bisa ditafsirkan sebagai SKRIPSI=A SCRIPT (THAT YOU SHOULD ALWAYSSEE. jadi asal fokus dan banyak doa insyaAllah cepat kelaar.
Ok, kali ini saya bikinkan satu posting berisi sharing pengalaman pribadi saya saat masih S1 dulu yang saya rasa diperlukan sebagian mahasiswa- khususon ila  -lazy student alias yang malas mengerjakan Skripsi. Terkait dengan hal ini setidaknya ada 2 hal yang perlu diperhatikan yang semoga bisa menyemangatkan:

Orang Taat tidak pernah lepas dari Al-Qur'an dalam setiap keadaan

 

Bisakah kebiasaan tidak bisa lepas dari Gadget 
digantikan kebiasaan memegang dan membaca Al Qur'an?
A peaceful study of Qur'an amid destruction
A man reading Qur'an amidst urban ruins