Wednesday, August 26, 2026

Internasionalisasi Bukan Berarti De-Lokalisasi

 


Internasionalisasi Bukan Berarti De-Lokalisasi: Menimbang Kembali Dominasi Scopus dalam Ekosistem Riset Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan publikasi ilmiah di Indonesia menghadapi tekanan besar dari sistem penilaian global yang diwakili oleh indeksasi Scopus. Tuntutan untuk mempublikasikan karya di jurnal internasional bereputasi sering kali berubah menjadi keharusan struktural bagi dosen dan peneliti, terutama dalam konteks kenaikan jabatan akademik. Namun, semangat internasionalisasi yang seharusnya memperluas wawasan dan jejaring akademik justru berpotensi menjadi bumerang ketika dimaknai secara sempit sebagai kewajiban menembus indeks global dengan mengabaikan dimensi lokal. San Juan (2021) dengan tajam mengkritik fenomena "Scopus-centrism" yang berkembang di universitas dan lembaga riset Filipina, di mana Scopus dijadikan satu-satunya tolok ukur riset berkualitas. Kritik ini memiliki relevansi mendalam bagi Indonesia yang menghadapi dinamika serupa dalam sistem pendidikan tingginya.

Fenomena Scopus-sentrisme bukanlah sekadar perdebatan teknis tentang indeksasi, melainkan cerminan dari ketimpangan struktural dalam sistem produksi pengetahuan global. Scopus dan Web of Science (WoS) dimiliki oleh korporasi penerbitan besar yang berbasis di negara-negara maju, dengan keanggotaan dewan penasihat yang didominasi oleh institusi dari Amerika Utara dan Eropa . Dominasi ini membawa konsekuensi epistemik: standar kualitas, bahasa, dan topik penelitian yang dianggap "berkelas" cenderung berorientasi pada kepentingan dan perspektif akademik Barat. Dalam konteks ini, publikasi di jurnal internasional bukan lagi sarana dialog ilmiah yang setara, melainkan menjadi instrumen neoliberal yang mengkomodifikasi pengetahuan dan memperkuat ketergantungan akademik negara-negara Selatan terhadap korporasi penerbitan global .

Konsekuensi paling nyata dari kebijakan yang terlalu berorientasi pada Scopus adalah terpinggirkannya riset-riset yang memiliki signifikansi lokal. Penelitian yang bertujuan menyelesaikan persoalan masyarakat Indonesia—seperti isu kemiskinan, kesenjangan pendidikan, konflik agraria, atau kearifan lokal—sering kali kesulitan menembus jurnal internasional karena keterbatasan bahasa, metodologi, atau kerangka teoritis yang tidak sesuai dengan mainstream akademik global. Di sinilah urgensi penguatan kanal publikasi lokal menjadi sangat penting. Sebagaimana diusulkan oleh San Juan (2021), diperlukan dua kanal pengetahuan yang berjalan beriringan: kanal global berbahasa Inggris untuk menjangkau komunitas akademik internasional, dan kanal lokal dalam Bahasa Indonesia atau bahasa daerah untuk menjangkau masyarakat, pemerintah, dan praktisi di tingkat nasional. Indonesia sebenarnya telah memiliki Sistem Informasi dan Teknologi (SINTA) yang dikembangkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi sebagai indeks sitasi nasional, yang berpotensi menjadi alternatif sekaligus pelengkap bagi Scopus .

Yang patut digarisbawahi adalah bahwa pertentangan antara Scopus dan bahasa lokal sejatinya adalah pertentangan semu. Masalah utamanya bukanlah pada Scopus sebagai alat, melainkan ketika Scopus menjadi satu-satunya definisi tentang penelitian yang dianggap bernilai. San Juan (2021) menegaskan bahwa Scopus seharusnya menjadi salah satu indikator kualitas, bukan satu-satunya indikator nilai sosial dan akademik sebuah penelitian. Dalam praktiknya di Indonesia, tekanan untuk publikasi di Scopus telah menimbulkan efek samping yang mengkhawatirkan, mulai dari maraknya praktik perjokian artikel dan publikasi di jurnal predator, hingga terkikisnya integritas akademik dosen yang terpaksa menempuh jalan pintas demi memenuhi target kuantitas . Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 63,3 persen dosen menolak publikasi Scopus sebagai syarat mutlak kenaikan jabatan guru besar, dengan alasan beban biaya dan prosedur yang berbelit . Hal ini menunjukkan adanya ketimpangan akses yang memperlebar jurang antara dosen di kampus besar dengan yang di kampus swasta atau daerah.

Solusi yang ditawarkan tidaklah radikal, melainkan bersifat korektif dan berkeadilan. Pertama, perlu ada pengakuan yang setara terhadap jurnal nasional bereputasi (SINTA 1-2) sebagai kanal publikasi yang sah untuk kenaikan jabatan akademik. Kedua, dukungan finansial untuk publikasi harus disediakan secara adil, terutama bagi dosen di kampus swasta dan daerah yang selama ini harus menanggung biaya publikasi (Article Processing Charge/APC) yang mencapai puluhan juta rupiah . Ketiga, penguatan ekosistem jurnal nasional perlu dilakukan agar memiliki kualitas internasional tanpa harus sepenuhnya bergantung pada penerbit asing. Program seperti UNAIR Menulis dan Scientific Writing Masterclass yang diinisiasi oleh Universitas Airlangga menunjukkan bahwa peningkatan kualitas publikasi dapat dilakukan melalui pendampingan dan pengembangan kapasitas, bukan sekadar tekanan administratif .

Pada akhirnya, internasionalisasi yang bermakna adalah internasionalisasi yang tidak menghilangkan akar lokalitas. Sebagaimana gagasan "glokalisasi" yang memadukan dimensi global dan lokal dalam berbagai bidang kehidupan, publikasi ilmiah Indonesia juga perlu menemukan keseimbangan antara ambisi global dan tanggung jawab lokal . Kritik terhadap Scopus-sentrisme bukanlah ajakan untuk menutup diri dari pergaulan akademik global, melainkan seruan untuk membangun sistem produksi pengetahuan yang lebih demokratis, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Ilmu pengetahuan semestinya menjadi instrumen emansipasi, bukan alat reproduksi ketimpangan. Dengan memperkuat kanal pengetahuan lokal dan menjadikan Scopus sebagai salah satu indikator—bukan satu-satunya—ekosistem riset Indonesia akan menjadi lebih sehat, produktif, dan relevan bagi kehidupan bangsa.

Daftar Referensi

San Juan, D. M. (2021). Bakit Dapat Manaliksik sa Filipino Ang Mga Pilipino?: Kritik sa Scopus-sentrismo ng Mga Unibersidad at Ahensiyang Pang-Edukasyon at/o Pampananaliksik sa Pilipinas / Why Filipinos Should Write Researches in Filipino?: A Critique of Scopus-Centrism in Philippine Universities and Educational and/or Research Agencies. MALAY, 34(1), 133-171. https://www.researchgate.net/publication/394223061

Kurniasih Mufidayati. (2025, July 7). Komisi X dorong penelitian ilmiah tak hanya kejar kuantitas. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/4947953/komisi-x-dorong-penelitian-ilmiah-tak-hanya-kejar-kuantitas

Suharsiwi. (2025, August 26). Industri Pengetahuan dan Nasib Dosen: Mengkritisi Syarat Publikasi Scopus untuk Guru Besar. Republika. https://news.republika.co.id/berita/t1kxqm472/

Purnobasuki, H. (2024, December 12). Menakar Kualitas Jurnal Ilmiah Indonesia di Tengah Dominasi Kuantitas. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/menakar-kualitas-jurnal-ilmiah-indonesia-di-tengah-dominasi-kuantitas

Lagena, A., Ramadhan, R. A., & Alam, G. N. (2026). Glokalisasi UMKM melalui BUMN: Studi Kasus PT Pos Indonesia sebagai Media Diplomasi Ekonomi Indonesia. Publikasi Unitri. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fisip/article/view/3794

Tuesday, August 25, 2026

Blog Dr. Faizal Risdianto: Academic Writing: A Handbook for International Stu...

Blog Dr. Faizal Risdianto: Academic Writing: A Handbook for International Stu...: FREE DOWNLOAD:  https://drive.google.com/file/d/1acPVzJaVD3RvVxDDkTYgabv17TuucukS/view https://www.pakfaizal.com/2025/08/handbook-of-academi...

Blog Dr. Faizal Risdianto: A.R.G.I: SFL appraisal, register, genre, and ideol...

Blog Dr. Faizal Risdianto: A.R.G.I: SFL appraisal, register, genre, and ideol...: The most important proposition in SFL Appraisal framework is that it is a system of interpersonal meaning that concerns evaluation, focusing...


Blog Dr. Faizal Risdianto: BASIC ELEMENTS OF POETRY

Blog Dr. Faizal Risdianto: BASIC ELEMENTS OF POETRY: ←  ALL MATERIALS OF LITERARY APPRECIATION LECTURE CHAPTER V BASIC ELEMENTS OF POETRY Posted on   07/08/2015 by   abu dira syifa ...

Blog Dr. Faizal Risdianto: MOST IMPORTANT ELEMENTS OF PROSE FICTION

Blog Dr. Faizal Risdianto: MOST IMPORTANT ELEMENTS OF PROSE FICTION: CHAPTER III PROSE FICTION Prose f iction is the telling of stories which are not real. More specifically, fiction is an imaginative ...

Wednesday, August 19, 2026

Another Wall of Kit-Kat

Academic writing sea of ideas

Academic Writing Walls of ideas

CALL FOR PAPERS VOL 19 NO. 2 December 2026

 

REGISTER JOURNAL, ESCI Web of Science, Pakistani HEC HJRS Index & SINTA 3 Indexed Journal
APC: 150 USD
SCOPE: English Language Teaching for Islamic Educational Institution & Community
Publisher: English Education Department, UIN Salatiga
1979-8903 (Print) and 2503-040X : (Online)

CALL FOR PAPERS VOL 19 NO. 2 December 2026
Submission Deadline: October 15, 2026
•Author Guidelines: https://s.id/GFA2024register
•Article template: https://s.id/template2024
E-mail: register@uinsalatiga.ac.id
WA Contact: ‪+6285642019501‬ (Admin)

Sunday, August 16, 2026

Apa itu DESIL? 10 Kriteria Desil dan web untuk cek kamu di DESIL berapa

 

Secara sederhana, desil (decile) 1–10 adalah pembagian penduduk atau rumah tangga berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, dari yang paling miskin hingga paling mampu. Data ini umumnya digunakan dalam program bantuan sosial di Indonesia.

DesilKategori UmumKondisi Ekonomi
Desil 1Sangat miskin10% penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah
Desil 2MiskinKelompok miskin dan sangat rentan
Desil 3Rentan miskinMasih berpotensi jatuh ke kondisi miskin
Desil 4Rentan / hampir miskinKondisi ekonomi relatif terbatas
Desil 5Menengah bawahTidak termasuk kelompok miskin utama, tetapi belum tergolong mampu
Desil 6MenengahKondisi ekonomi cukup
Desil 7Menengah atasRelatif mampu
Desil 8MampuKondisi ekonomi baik
Desil 9Sangat mampuTermasuk kelompok kesejahteraan tinggi
Desil 10Paling mampu/kaya10% penduduk dengan tingkat kesejahteraan tertinggi

Kesimpulan praktis

Desil 1–2: umumnya kategori miskin dan sangat miskin.
Desil 3–4: rentan miskin atau hampir miskin.
Desil 5–6: kelompok menengah.
Desil 7–10: secara umum termasuk relatif mampu hingga sangat mampu.

Namun, status desil tidak selalu berarti seseorang pasti menerima atau tidak menerima bantuan sosial, karena penetapan penerima bantuan dapat menggunakan kriteria tambahan, verifikasi data, dan kebijakan program tertentu.

CEK DESIL ANDA VIA WEB INI. MASUKKAN NIK/NOMOR KTP DAN TANGGAL LAHIR

https://dtsen-form.bps.go.id/indonesia-pintar







Friday, August 7, 2026

LIST SINTA 1-4 BIDANG LINGUISTICS dan ELT GRATIS BIAYA PUBLIKASI



 LIST SINTA 1-4 BIDANG LINGUISTICS dan  ELT GRATIS BIAYA PUBLIKASI

Berikut daftar awal jurnal *SINTA 1–4 bidang Linguistics dan English Language Teaching (ELT)* yang tercatat *gratis atau berpotensi gratis biaya publikasi*. Status SINTA dan APC perlu diverifikasi kembali di laman resmi jurnal karena kebijakannya dapat berubah.

## SINTA 1

| Jurnal | Fokus | Status biaya |

|---|---|---|

| *LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching* – Universitas Sanata Dharma | Language studies, linguistics, language teaching, ELT | *Gratis sepenuhnya*, tanpa submission maupun publication fee [1][2] |

| *TEFLIN Journal* | ELT, applied linguistics, language education | Gratis APC terutama bagi anggota TEFLIN; cek ketentuan keanggotaan sebelum mengirim artikel [3] |

## SINTA 2

| Jurnal | Fokus | Status biaya |

|---|---|---|

| *Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning* – UIN Walisongo | Foreign-language learning, ELT, applied linguistics | Dilaporkan gratis APC; verifikasi pada halaman *Author Fees* |

| *OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra* – IAIN Madura | Linguistics, literature, language teaching | Dilaporkan gratis biaya publikasi [4] |

| *JOLL: Journal of Language and Literature* – Universitas Sanata Dharma | Language, literature, linguistics | Dilaporkan gratis APC [4] |

| *k@ta: A Biannual Publication on the Study of Language and Literature* – Petra Christian University | Linguistics, literature, cultural studies | Dilaporkan gratis APC; perlu pengecekan kebijakan terbaru [4] |

## SINTA 3

| Jurnal | Fokus | Status biaya |

|---|---|---|

| *Beyond Words* – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya | English studies, language, literature, culture | Tercantum sebagai jurnal gratis APC dalam daftar yang ditemukan [4] |

| *Rainbow: Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies* – Universitas Negeri Semarang | Linguistics, literature, cultural studies | *Tidak gratis untuk penulis Indonesia*: publication fee tercantum Rp500.000; penulis internasional memperoleh waiver [5][6] |

| *Acuity: Journal of English Language Pedagogy, Literature, and Culture* | ELT, English pedagogy, literature, culture | Dilaporkan gratis APC; cek halaman biaya terbaru [4] |

| *International Journal of Humanity Studies (IJHS)* – Universitas Sanata Dharma | English studies, humanities, language and culture | Dilaporkan gratis APC [4] |

| *LingTera* | Linguistics, language teaching, literature | Tercantum dalam daftar jurnal SINTA 3 bidang terkait; status APC harus dikonfirmasi langsung [3] |

## SINTA 4

| Jurnal | Fokus | Status biaya |

|---|---|---|

| *Lingual: Journal of Language and Culture* – Universitas Udayana | Linguistics, language, culture | Dilaporkan gratis APC [4] |

| *Pedagogy: Journal of English Language Teaching* – IAIN Metro | ELT, English language teaching | Dilaporkan gratis APC; periksa Author Fees sebelum submit [4] |

| *Journal of English Language and Culture (JELC)* – Universitas Bunda Mulia | English language, culture, ELT | Dilaporkan gratis APC [4] |

| *LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal* – UIN Antasari | Linguistics, literature, English teaching | Dilaporkan gratis APC [4] |

| *J-Lalite: Journal of English Studies* – Universitas Jenderal Soedirman | English studies, linguistics, literature | Tercantum sebagai jurnal tanpa biaya publikasi dalam daftar tersebut; laman *Author Fees* perlu diperiksa [4] |

| *Magister Scientiae* – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya | English language teaching, linguistics, literature | Dilaporkan gratis APC; verifikasi kebijakan terbaru [4] |

## Pilihan paling aman

Berdasarkan informasi biaya yang tersedia secara resmi, pilihan paling jelas adalah:

1. *LLT Journal — SINTA 1:* sepenuhnya gratis, termasuk proses publikasi [1][2].

2. *TEFLIN Journal — SINTA 1:* gratis APC dengan ketentuan tertentu bagi anggota TEFLIN [3].

3. *Vision — SINTA 2:* sering tercatat sebagai jurnal ELT tanpa APC, tetapi perlu pemeriksaan Author Fees.

4. *OKARA — SINTA 2:* relevan untuk linguistics, literature, dan language teaching.

5. *Pedagogy — SINTA 4:* paling relevan untuk artikel ELT.

6. *LET — SINTA 4:* cocok untuk linguistics, literature, dan English teaching.

## Hal yang perlu diverifikasi

Sebelum mengirim artikel, periksa empat bagian berikut pada situs resmi jurnal:

- *SINTA accreditation:* pastikan peringkat masih berlaku untuk tahun penerbitan terbaru.

- *Author fees/APC:* bedakan antara gratis submission dan gratis publication.

- *Waiver policy:* beberapa jurnal gratis hanya untuk penulis internasional, anggota asosiasi, atau kondisi tertentu.

- *Focus and scope:* sesuaikan artikel dengan fokus jurnal agar tidak ditolak pada tahap desk review.

Catatan penting: *Rainbow tidak sebaiknya dimasukkan ke daftar “gratis” untuk penulis Indonesia*, karena laman APC resminya mencantumkan biaya publikasi Rp500.000, meskipun submission fee-nya Rp0 dan waiver tersedia untuk penulis internasional [5][6].

Kutipan:

[1] NO ARTICLE SUBMISSION CHARGES https://e-journal.usd.ac.id/index.php/LLT/pages/view/art%20sub%20chr

[2] LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching https://e-journal.usd.ac.id/index.php/LLT

[3] PegiatJurnal.com: LIST SINTA 1-4 BIDANG LINGUISTICS, ELT ... https://www.pegiatjurnal.com/2026/07/list-sinta-1-4-bidang-linguistics-elt.html

[4] LIST SINTA 1-4 BIDANG LINGUISTICS, ELT, CULTURE ... https://forum.relawanjurnal.id/viewtopic.php?t=1791

[5] Article Processing Charges | Rainbow : Journal of Literature ... https://journal.unnes.ac.id/journals/rainbow/APC

[6] Free APC for International Authors https://journal.unnes.ac.id/journals/rainbow/announcement/view/20

[7] list jurnal bidang linguistics and ELT gratis biaya publikasi - Forum https://forum.relawanjurnal.id/viewtopic.php?f=13&t=2019

[8] Jurnal Gratis Publikasi 2026 — Daftar Jurnal SINTA Tanpa ... https://cekjurnal.id/jurnal-gratis

[9] Blog Dr. Faizal Risdianto: LIST SINTA 1-4 BIDANG LINGUISTICS ... https://pakfay.blogspot.com/2025/08/list-sinta-1-4-bidang-linguistics-elt.html

[10] Publikasi Jurnal SINTA 4: Biaya, Cara, dan Tips Cepat ... https://blog.rivierapublishing.id/publikasi-jurnal-sinta-4/

[11] list jurnal terindeks sinta 4 bidang bimbingan konseling Pendidikan ... https://forum.relawanjurnal.id/viewtopic.php?t=1857

[12] Biaya Publikasi Jurnal SINTA 1-6 Terbaru 2026 + Tabel & Simulasi https://publikasiindonesia.id/blog/biaya-publikasi-jurnal-sinta/

[13] LIST JURNAL TERINDEKS SINTA DAN SCOPUS https://www.pakfaizal.com/2024/07/list-jurnal-terindeks-sinta-dan-scopus.html

[14] Author Fee https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/pedagogy/Authorfee

[15] Journals Universitas Negeri Semarang https://journal.unnes.ac.id/

[16] Article Processing Charge | DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://e-journal.metrouniv.ac.id/JPM/APC

[17] Article Processing Charges https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/IJIE/apc

[18] Article Processing Charge | Akademika : Jurnal Pemikiran Islam https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/akademika/articleprocessingcharge

[19] Article Processing Charge (APC) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jim/APC

Wednesday, August 5, 2026

Ringkasan Hadits Ghulam, Rahib, dan Raja (HR. Muslim No. 3005)

 Ringkasan Hadits Ghulam, Rahib, dan Raja (HR. Muslim No. 3005)

Sumber: Kisah Orang Beriman yang Dibakar Dalam Parit - Rumaysho.Com



Dari Shuhaib, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa pada zaman dahulu ada seorang raja yang memiliki seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir telah tua, ia meminta agar seorang anak dipilih untuk mewarisi ilmunya. Di perjalanan menuju tempat belajar, anak itu bertemu seorang rahib yang mengajarkannya tauhid sehingga ia lebih mencintai ajaran rahib daripada ilmu sihir.

Suatu hari, seekor binatang besar menghalangi jalan manusia. Anak itu berdoa, "Allahumma in kana amrur rahibi ahabba ilaika min amris sahiri faqtul hadzihid dabbah hatta yamdhiyan nas." Lalu ia melempar batu hingga binatang itu mati. Rahib berkata bahwa anak itu akan mendapat ujian dan berpesan agar tidak menyebut namanya jika disiksa.

Dengan izin Allah, anak itu dapat menyembuhkan orang buta, penderita kusta, dan berbagai penyakit. Kepada setiap orang ia berkata, "Inni la asyfi ahadan innama yasyfillah." Seorang sahabat dekat raja yang buta akhirnya beriman kepada Allah dan Allah pun menyembuhkannya.

Ketika raja mengetahui hal itu, ia menyiksa sahabatnya hingga menunjukkan pemuda tersebut. Raja juga menangkap rahib, lalu memerintahkannya meninggalkan agamanya. Karena menolak, rahib dan sahabat raja dibunuh dengan gergaji. Pemuda itu pun disiksa agar kembali kepada agama raja, tetapi tetap teguh.

Raja beberapa kali berusaha membunuh pemuda itu dengan melemparkannya dari gunung dan menenggelamkannya di laut. Setiap kali pemuda itu berdoa, "Allahummakfinihim bima syi'ta," Allah menyelamatkannya dan membinasakan para prajurit.

Akhirnya pemuda itu berkata bahwa raja tidak akan dapat membunuhnya kecuali mengikuti caranya. Raja diminta mengumpulkan rakyat, menyalibnya di sebatang kayu, lalu memanah sambil mengucapkan "Bismillahi Rabbil Ghulam." Raja melakukannya dan pemuda itu pun wafat. Melihat kejadian tersebut, seluruh rakyat berkata, "Amanna bi Rabbil Ghulam."

Karena rakyat beriman kepada Allah, raja menggali parit-parit besar yang dipenuhi api dan memaksa mereka kembali kepada agamanya. Siapa yang menolak dilemparkan ke dalam api. Hingga datang seorang wanita yang membawa bayinya. Saat ia ragu, bayi itu berbicara, "Ya ummah, ishbiri fa innaki 'alal haqq." Wanita itu pun tetap teguh mempertahankan imannya.

Pelajaran utama:

·        Keimanan dan tauhid lebih berharga daripada keselamatan jiwa.

·        Kesembuhan dan pertolongan hanya berasal dari Allah.

·        Dakwah yang ikhlas dapat mengubah masyarakat.

·        Kesabaran dalam menghadapi ujian merupakan jalan menuju kemuliaan di sisi Allah.

Sunday, August 2, 2026

Saturday, August 1, 2026

PegiatJurnal.com: 2026 AIICARE CONFERENCE CALL FOR CONTRIBUTIONS

PegiatJurnal.com: 2026 AIICARE CONFERENCE CALL FOR CONTRIBUTIONS:   ✨ *CALL FOR CONTRIBUTIONS* ✨ *AIICARE LP2M UIN Salatiga* invites scholars, researchers, and practitioners to contribute to: *2026 Annual I...

Thursday, July 30, 2026

Blog Dr. Faizal Risdianto: Dosen Indonesia: Multiverse of Madness

Blog Dr. Faizal Risdianto: Dosen Indonesia: Multiverse of Madness:  


List 20 jurnal SINTA 3 bidang English Language Teaching (ELT)



Berikut adalah 20 jurnal SINTA 3 yang relevan dengan bidang English Language Teaching (ELT), English Education, Applied Linguistics, dan English Language Studies. Daftar ini disusun berdasarkan data SINTA serta situs resmi jurnal. Karena peringkat SINTA dapat berubah pada periode reakreditasi, disarankan melakukan verifikasi kembali melalui SINTA sebelum submit artikel. (SINTA)

ELT Forum: Journal of English Language Teaching
https://journal.unnes.ac.id/sju/elt


The Journal of English Literacy Education (JELE)
https://jele.ejournal.unsri.ac.id/index.php/jele


ETERNAL: English Teaching Journal
https://journal2.upgris.ac.id/index.php/eternal


Journal of English Language Teaching and Linguistics (JELTL)
https://jeltl.org/index.php/jeltl


ELT-Lectura: Studies and Perspectives in English Language Teaching
https://journal.unilak.ac.id/index.php/ELTLectura


RIAL: Research and Innovation in Applied Linguistics
https://jurnal.poliupg.ac.id/index.php/RIAL-EJ


Lexicon
https://jurnal.ugm.ac.id/lexicon


METATHESIS: Journal of English Language, Literature, and Teaching
https://jurnal.untidar.ac.id/index.php/metathesis


ENGLISH FRANCA: Academic Journal of English Language and Education
https://ejournal.iaincurup.ac.id/index.php/english


Journal of English Educational Study (JEES)
https://journal.ikippgriptk.ac.id/index.php/jees


Journal of English Language Studies (JELS)
https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JELS


Tell: Teaching of English Language and Literature Journal
https://journal.um-surabaya.ac.id/Tell


JELLT (Journal of English Language and Language Teaching)
https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/JELLT


PREMISE: Journal of English Education and Applied Linguistics
https://ojs.fkip.ummetro.ac.id/index.php/english


ELT Echo: The Journal of English Language Teaching in Foreign Language Context
https://syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/eltecho


ELTIN Journal: Journal of English Language Teaching in Indonesia
https://ejournal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/eltin


JET (Journal of English Teaching)
https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jet


FOSTER: Journal of English Language Teaching
https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/Foster


Journal of ELT Research: The Academic Journal of Studies in English Language Teaching and Learning
https://e-journal.usd.ac.id/index.php/JETR


Journal of English Teaching and Applied Linguistics (JETAL)
https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/jetal

Catatan:

Daftar di atas berfokus pada jurnal yang mempublikasikan penelitian English Language Teaching (ELT), English Education, Applied Linguistics, TESOL/EFL, dan Language Teaching.