Namun, dari sisi makna (pragmatik), kalimat itu bisa ditafsirkan sebagai:
-
Dua opsi yang berdiri sendiriSecara literal, itu hanya menyajikan dua pilihan ekstrem tanpa menjelaskan hubungan sebab-akibat. Jadi, tidak secara eksplisit menyatakan bahwa uang 2 miliar diberikan jika seseorang meninggalkan Islam.
-
Implikasi adanya imbalan (makna tersirat)Dalam konteks tertentu, kalimat tersebut bisa dipahami sebagai ajakan atau godaan: seolah-olah seseorang akan mendapatkan uang 2 miliar jika meninggalkan Islam. Ini disebut makna implisit atau implikatur, karena hubungan “uang sebagai imbalan murtad” tidak dinyatakan langsung tetapi bisa dipahami dari cara kalimat itu dibingkai.
Jadi, jawabannya tergantung konteks penggunaan:
-
Secara struktur bahasa, itu dua pilihan berbeda.
-
Secara makna pragmatik, bisa ditafsirkan sebagai tawaran/godaan meninggalkan agama dengan imbalan uang, jika konteksnya mengarah ke sana.
Ok lanjut ke analisis secara lebih akademik melalui dua cabang utama linguistik makna: semantik dan pragmatik.






