Sunday, March 1, 2026

Dunki (2023): Perjalanan Penuh Haru di Jalur Tikus Demi Mimpi ke Inggris

 

Dunki (2023) adalah sebuah drama-komedi mengharukan yang disutradarai oleh Rajkumar Hirani. Film ini berkisah tentang empat sahabat dari sebuah desa di Punjab yang bermimpi pindah ke Inggris demi kehidupan yang lebih baik. Karena tidak memiliki visa, mereka menempuh jalur "Dunki"—sebuah perjalanan darat yang berbahaya, tidak legal, dan penuh risiko untuk mencapai Inggris, yang dipimpin oleh Hardayal "Hardy" Singh (Shah Rukh Khan).



Mengupas Fenomena "Dunki"
Istilah "Dunki" dalam film ini merujuk pada sebuah rute imigrasi ilegal yang populer dengan sebutan "jalur tikus" atau "backdoor entry". Metode ini melibatkan perjalanan panjang dan berliku melintasi beberapa negara dengan dokumen palsu atau tanpa dokumen, seringkali dengan bersembunyi di kapal kargo atau kendaraan. Rajkumar Hirani dengan cerdas mengangkat isu sosial yang realistis ini, yaitu keputusasaan masyarakat India, khususnya dari wilayah Punjab, untuk mencapai negara asing (dikenal dengan fenomena 'Canada-Punjab') meskipun harus mempertaruhkan nyawa. Film ini tidak hanya menyoroti aspet petualangan, tetapi juga sisi kelam dari perdagangan manusia dan impian yang kandas di tengah jalan.

Perjuangan Emosional dan Ikatan Persahabatan
Di balik tema imigrasi yang berat, "Dunki" tetaplah sebuah film khas Rajkumar Hirani yang mengedepankan drama komedi dan pesan moral yang kuat. Perjalanan para tokoh utama, terutama Hardy (Shah Rukh Khan) yang berperan sebagai pemandu sekaligus pelindung, dipenuhi dengan tawa dan haru. Mereka harus menghadapi berbagai rintangan, mulai dari sindikat penjahat, penjaga perbatasan, hingga konflik batin karena meninggalkan keluarga. Film ini mengeksplorasi bagaimana persahabatan dan rasa kemanusiaan tetap terjaga di tengah situasi yang paling sulit sekalipun, menunjukkan bahwa mimpi untuk hidup layak adalah hak semua orang, namun jalan untuk meraihnya tidak selalu indah.

Kritik Sosial yang Dibungkus Drama Keluarga
Lebih dari sekadar film perjalanan, "Dunki" adalah sebuah kritik sosial yang tajam terhadap sistem imigrasi global yang kaku dan ketidaksetaraan kesempatan. Hirani menyoroti ironi di mana orang-orang rela mengorbankan segalanya demi secuil harapan di negeri orang, sementara di tanah air mereka sendiri seringkali terabaikan. Shah Rukh Khan, dalam perannya sebagai Hardy, berhasil menampilkan sisi heroik yang berbeda—bukan pahlawan super, melainkan manusia biasa yang berjuang untuk kebahagiaan orang-orang yang dicintainya. Dengan sentuhan komedi khas Hirani dan akting emosional para pemainnya, "Dunki" menjadi sebuah tontonan yang menghibur sekaligus membuka mata tentang arti rumah, pengorbanan, dan harga sebuah mimpi.


Saturday, February 28, 2026

Kenapa film ini judulnya SISU?


 Judul "Sisu" mencerminkan sebuah konsep khas Finlandia yang menggambarkan tekad kuat, ketangguhan, dan keberanian dalam menghadapi kesulitan. Nilai ini menjadi inti dari cerita dalam film tersebut.

Makna “Sisu”

“Sisu” adalah istilah dalam bahasa Finlandia yang tidak memiliki terjemahan langsung dalam bahasa Inggris maupun bahasa lain. Kata ini menggambarkan tingkat kemauan, ketekunan, dan daya juang yang sangat kuat, terutama saat menghadapi situasi sulit. Konsep ini sangat melekat dalam budaya Finlandia dan berkaitan dengan kemampuan untuk terus bertahan, melampaui rintangan, serta tetap teguh meskipun menghadapi peluang yang tampak mustahil.

Perumpamaan seorang mukmin bagaikan lebah: terdapat 6 sifat yang baik dan mulia



Dari Abdullah bin Amru radhiallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَالَّذِي نَفْسُ ‏ ‏مُحَمَّدٍ ‏ ‏بِيَدِهِ إِنَّ مَثَلَ الْمُؤْمِنِ ‏ ‏لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ أَكَلَتْ طَيِّبًا وَوَضَعَتْ طَيِّبًا وَوَقَعَتْ فَلَمْ تَكْسِر ولم تُفْسِد

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya perumpamaan mukmin itu bagaikan lebah yang selalu memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik. Ia hinggap (di ranting), namun tidak membuatnya patah dan rusak.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Ahmad Syakir)

Hadits tersebut menjelaskan bahwa lebah menjadi perumpamaan bagi seorang mukmin. 

1) Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih.
Lebah hanya hinggap di tempat yang bersih dan mengambil yang bersih, berbeda dengan lalat yang mendatangi tempat kotor. Demikian pula seorang mukmin diperintahkan untuk memilih yang halal dan baik dalam hidupnya serta menjauhi segala bentuk keburukan. Dalam menjalankan amanah, ia tidak melakukan korupsi, penipuan, atau penyalahgunaan wewenang karena semua itu termasuk perbuatan yang kotor dan tercela.

2) Mengeluarkan yang bersih.
Selain itu, lebah menghasilkan madu yang bermanfaat bagi manusia. Ini menjadi simbol bahwa seorang mukmin harus produktif dalam kebaikan. Segala yang keluar dari dirinya, baik perkataan, perbuatan, maupun hartanya, hendaknya membawa manfaat bagi orang lain. Kebaikan yang dimaksud bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga kebajikan sosial yang dirasakan oleh sesama manusia dan makhluk lainnya.

3)Tidak pernah merusak
Lebah juga tidak pernah merusak tempat yang ia hinggapi. Begitu pula seorang mukmin tidak membuat kerusakan, baik secara material maupun moral. Ia justru berusaha memperbaiki keadaan, memperbaiki akidah, akhlak, dan ibadah, serta melawan kezaliman dengan cara yang benar. Ia menjadi bagian dari solusi, bukan sumber masalah.

4) Bekerja keras
Karakter lain lebah adalah pekerja keras dan tidak pernah bermalas-malasan. Sejak awal kehidupannya, lebah sudah aktif bekerja untuk kepentingan koloninya. Hal ini mengajarkan bahwa seorang mukmin harus bersungguh-sungguh dalam setiap urusan, termasuk dalam menegakkan keadilan, meskipun hal itu sering kali menuntut pengorbanan dan tidak selalu menguntungkan diri sendiri.

5) Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pimpinan
Terakhir, lebah hidup secara berkelompok, bekerja sama, dan taat pada satu pimpinan. Mereka saling membantu ketika menemukan sumber makanan atau menghadapi bahaya. Demikian pula orang beriman dianjurkan untuk bersatu, bekerja secara kolektif, dan tidak mencari permusuhan. 

6) Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu
Namun, jika diganggu atau diserang, ia siap membela diri dengan keberanian dan keteguhan.

DO‘A JIBRIL ALAIHISSALLAM KEPADA TIGA GOLONGAN MANUSIA

 Al-Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Malik bin al-Huwairits Radhiyallahu anhu, beliau berkata.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar, ketika beliau naik ke atas tangga, beliau berkata ‘Aamiin,’ lalu beliau naik lagi ke atas tangga (tingkat kedua) dan berkata, ‘Aamiin’ lalu beliau naik lagi ke atas tangga (tingkat ketiga) dan berkata, ‘Aamiin’ lalu beliau berkata, ‘Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, siapa saja yang mendapati bulan Ramadhan dan dia tidak diampuni, maka Allah akan melaknatnya.’ Lalu aku (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) berkata: ‘Aamiin.’”

Jibril berkata lagi, ‘Dan siapa saja yang mendapati kedua orang tuanya masih hidup atau salah satunya, lalu dia masuk ke dalam Neraka, maka Allah akan menjauhkannya dari rahmat-Nya.’ Aku katakan, ‘Aamiin.’

Jibril berkata lagi, ‘Siapa saja yang ketika namamu disebutkan, lalu ia tidak bershalawat kepadamu, maka Allah akan melaknatnya, katakanlah aamiin, lalu aku katakan, ‘Aamiin.’[1]

Referensi : https://almanhaj.or.id/3302-doa-jibril-alaihissallam-kepada-tiga-golongan-manusia.html

Friday, February 27, 2026

15 important ways of achieving happiness


1. Determine Your Goal

Happiness begins when we know what we want in life. Determining your goal gives direction and meaning to your actions. Without a clear goal, life can feel confusing and empty. When you set a specific goal, you have something to focus on, work toward, and feel motivated about every day.


2. Create Ideal, Create Yourself

This means shaping yourself into the person you truly want to become. Instead of waiting for the perfect situation, you build your own ideal future through self-improvement. By developing good habits, positive character, and strong values, you create a better version of yourself that leads to lasting happiness.


3. Dare to Dream

Dreaming gives hope and inspiration. When you dare to dream, you allow yourself to imagine a better future without fear. Big dreams encourage creativity, courage, and ambition. Even if not all dreams come true, they push you to grow and achieve more than you thought possible.


4. Accept Challenge

Life is full of difficulties, and happiness does not mean avoiding problems. Accepting challenges helps you become stronger and wiser. Every obstacle is an opportunity to learn something new. When you face challenges bravely, you gain confidence and personal growth.


5. Be Tough, Be Persistent

Success and happiness require mental strength and persistence. Sometimes you will fail, but being tough means you do not give up easily. Persistence helps you continue working toward your goals even when the journey is hard. Strong determination often leads to meaningful achievements.