Berikut penjelasan lengkap, runtut, dan hati-hati secara historis mengenai peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan awal Nabi Muhammad SAW, disusun berdasarkan sirah klasik (Ibnu Hisyam, Ibnu Katsir, al-Baihaqi) serta hadits shahih, dengan penjelasan yang mudah dipahami.
1. Peristiwa Penting Saat Kelahiran Nabi Muhammad SAW (571 M, Tahun Gajah)
Kelahiran Nabi Muhammad SAW terjadi pada Tahun Gajah, tahun yang sama dengan gagalnya serangan Abrahah terhadap Ka‘bah. Peristiwa ini dipandang oleh masyarakat Arab sebagai tanda besar bahwa Ka‘bah berada dalam penjagaan langsung Allah SWT. Banyak ulama sirah memaknai kegagalan Abrahah sebagai pembuka jalan bagi datangnya Rasul terakhir, penjaga tauhid dan pemurni ibadah.
Dalam riwayat sirah, disebutkan pula bahwa saat Nabi dilahirkan terjadi beberapa fenomena luar biasa, seperti padamnya api sesembahan Persia yang telah menyala ratusan tahun, runtuhnya sebagian istana Kisra, dan cahaya yang menyinari negeri Syam. Walaupun sebagian riwayat ini derajatnya diperselisihkan, umat Islam sepakat bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa agung yang mengubah arah sejarah manusia.
2. Masa Bayi: Disusui oleh Halimah as-Sa‘diyah dan Keberkahan yang Menyertai
Nabi Muhammad SAW disusui oleh Halimah as-Sa‘diyah dari kabilah Bani Sa‘ad, sesuai tradisi Arab Quraisy. Sejak Muhammad kecil diasuh oleh Halimah, keluarganya mengalami keberkahan luar biasa: unta dan kambing menjadi gemuk, air susu melimpah, dan kehidupan mereka membaik dibanding keluarga lain.
Keberkahan ini diakui langsung oleh Halimah dan suaminya, hingga mereka sangat menjaga Nabi dengan penuh kasih. Lingkungan pedalaman yang bersih, bahasa Arab yang murni, serta kehidupan sederhana membentuk kepribadian Nabi yang kuat, jernih berpikir, dan berakhlak luhur sejak dini.
3. Peristiwa Pembelahan Dada (Shaqq al-Shadr): Usia 3 atau 4 Tahun?