Pertanyaan ini menyentuh dua konsep yang sering dipakai seolah-olah sinonim, padahal keduanya berbeda secara psikologis dan pedagogis.
1. Apa itu student’s perception?
Dalam psikologi pendidikan, perception biasanya dimaknai sebagai proses menangkap, mengorganisasi, dan memberi makna pada rangsangan dari lingkungan sehingga menjadi “gambaran” di benak siswa tentang objek, peristiwa, atau hubungan tertentu.[id.scribd]
Dalam konteks pendidikan, student’s perception berarti bagaimana siswa memaknai pengalaman belajarnya: misalnya persepsi tentang guru, mata kuliah, metode, atau lingkungan belajar.[journal2.unusa.ac]
Beberapa ciri utama student’s perception:
Terjadi relatif spontan dan online saat siswa mengalami suatu situasi (misalnya selama perkuliahan atau saat menggunakan LMS).[media.neliti]
Mengintegrasikan sensasi (apa yang dilihat, didengar, dialami) dengan skema kognitif yang sudah ada, sehingga muncul penilaian seperti “kelas ini menarik”, “dosen ini adil”, “e-learning ini membosankan”.[journal2.unusa.ac]
Sering diukur dengan kuesioner atau skala persepsi; fokusnya pada bagaimana siswa memandang sesuatu, bukan bagaimana mereka menganalisis pengalaman itu secara mendalam.[repository.uin-suska.ac]
2. Apa itu student’s reflection?
Reflection dalam pendidikan biasanya dipahami sebagai proses kognitif dan metakognitif yang disengaja, di mana siswa meninjau kembali pengalaman belajarnya, menilai, dan menarik pelajaran untuk perbaikan diri.[ejournal.unsrat.ac]
Dalam konteks psikologi pendidikan dan self-regulated learning, student’s reflection berarti bagaimana siswa merenungkan apa yang sudah mereka lakukan, pikirkan, dan rasakan selama belajar, lalu menggunakan hasil renungan itu untuk mengubah strategi atau perilaku belajar.[fpsi.hangtuah.ac]
Ciri utama student’s reflection:
Bersifat deliberate: dilakukan secara sengaja setelah atau di sela pengalaman belajar (misalnya melalui reflective journal, reflective essay, atau self-reflection form).[etd.repository.ugm.ac]
Mencakup evaluasi kognitif dan afektif: siswa menilai pemahaman, strategi yang dipakai, emosi yang muncul, dan akibatnya bagi hasil belajar, lalu memikirkan apa yang perlu diubah.[journal.pubmedia]
Sangat terkait dengan metakognisi dan regulasi diri: siswa memonitor dan mengatur proses belajarnya berdasarkan refleksi diri.[fpsi.hangtuah.ac]
3. Perbedaan konsep dalam psikologi pendidikan
Secara garis besar, dalam psikologi pendidikan:
Perception
Lebih dekat dengan proses kognitif awal: bagaimana stimulus ditangkap dan dimaknai pada saat kejadian.[id.scribd]
Objeknya bisa: guru, mata kuliah, lingkungan, metode, teknologi, bahkan refleksi itu sendiri (misalnya persepsi terhadap kegiatan reflective journaling).[cibangsa]
Lebih menggambarkan “how students see something”.
Reflection
Lebih dekat dengan proses metakognitif dan evaluatif: bagaimana siswa melihat kembali dan mengevaluasi pengalaman yang sudah dipersepsi, lalu mengintegrasikan dengan tujuan dan strategi belajar.[lmsspada.kemdiktisaintek.go]
Objeknya: pengalaman belajar mereka sendiri, hasil belajar, strategi yang dipakai, dan alasan keberhasilan/kegagalan.[ejournal.unsrat.ac]
Lebih menggambarkan “how students think about and learn from what they experienced”.
Dengan kata lain, perception bisa menjadi bahan baku bagi reflection: siswa terlebih dahulu memiliki persepsi tentang kelas, guru, dan pengalaman belajar; kemudian melalui refleksi mereka menilai persepsi itu, mempertanyakan, mengafirmasi, atau merevisinya untuk mengarahkan tindakan selanjutnya.[etd.repository.ugm.ac]


