VIDEO SUMMARY FROM: (1) RAHASIA ROCKEFELLER — Bagaimana Sekolah Didesain untuk Membentuk Pekerja, Bukan Pemikir - YouTube
Asal-Usul Sistem Pendidikan Modern
Setiap pagi, jutaan anak di seluruh dunia menjalani rutinitas yang hampir sama: mengenakan seragam, datang ke sekolah tepat waktu, duduk di ruang kelas dengan jadwal yang kaku, serta mengikuti aturan dan kebiasaan yang seragam. Pola ini tampak alami dan seolah sudah menjadi kodrat pendidikan. Namun, sesungguhnya sistem tersebut bukanlah sesuatu yang lahir secara alamiah, melainkan hasil dari sebuah rekayasa sosial yang dirancang secara sadar lebih dari satu abad lalu—dan ironisnya, bukan oleh para pendidik, melainkan oleh para industrialis.
Pada awal abad ke-20 di Amerika Serikat, revolusi industri menciptakan kebutuhan besar akan tenaga kerja yang disiplin waktu, patuh terhadap perintah, dan tidak banyak bertanya. Pabrik-pabrik membutuhkan manusia yang dapat bekerja layaknya bagian dari mesin: efisien, konsisten, dan dapat dikendalikan. Dalam konteks inilah John D. Rockefeller, seorang raksasa industri minyak, melihat peluang besar untuk membentuk pendidikan sebagai alat produksi sosial. Melalui yayasan filantropinya, ia membantu membangun sistem pendidikan modern yang menyerupai pabrik, dengan tujuan utama bukan mencetak pemikir merdeka, melainkan pekerja yang patuh dan siap pakai.
.webp)