Berikut penjelasan kebaikan hati Sahabat Abu Bakar r.a., asal-usul namanya, dan makna kisah beliau yang berpagi-pagi dalam kebaikan:
Ada sebuah hadis sahih yang menggambarkan kebaikan beliau pada suatu pagi. Nabi ﷺ bertanya kepada para sahabat:
“Siapa di antara kalian yang pagi ini berpuasa?”
Abu Bakar menjawab: “Saya.”
“Siapa yang pagi ini memberi makan orang miskin?”
Abu Bakar menjawab: “Saya.”
“Siapa yang menjenguk orang sakit pagi ini?”
Abu Bakar berkata: “Saya.”
Lalu Nabi ﷺ bersabda:
“Tidaklah semua kebaikan ini terkumpul pada seseorang kecuali ia pasti masuk surga.”
(HR. Muslim)
1. Kebaikan Hati Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a.
Abu Bakar r.a. adalah sahabat yang paling mulia setelah Nabi Muhammad ﷺ. Banyak sifat kebaikannya yang diabadikan dalam sejarah Islam, antara lain:
a. Dermawan dan penyayang
Beliau dikenal sebagai orang yang sangat lembut hati, mudah tersentuh, dan gemar menolong. Kekayaannya sering dihabiskan untuk membantu orang-orang lemah, fakir miskin, dan membebaskan budak seperti Bilal bin Rabah.

