Thursday, September 3, 2026

Attitude dalam teori Appraisal (Martin & White)

 Berikut adalah breakdown lengkap untuk setiap wilayah Attitude dalam teori Appraisal (Martin & White), beserta jenis-jenis ekspresi emosi dan penilaian sosial yang termasuk di dalamnya.omu.repo.nii.ac+4

1. Affect (Perasaan/Emosi)

Affect berkaitan dengan ekspresi perasaan dan emosi pribadi terhadap seseorang, sesuatu, atau suatu keadaan. Ini adalah wilayah yang paling “psikologis” karena merekam bagaimana pembicara/penulis merasa.omu.repo.nii.ac+2

Jenis-jenis utama Affect biasanya dikelompokkan menjadi empat domain emosi:tari.huflit.edu

a. Un/happiness (Kebahagiaan / Ketidakbahagiaan)

  • Emosi terkait sukacita atau kesedihan.

  • Contoh: happy, sad, delighted, miserable, ecstatic, depressed, cheerful, gloomy.

b. Dis/satisfaction (Kepuasan / Ketidakpuasan)

  • Emosi terkait terpenuhinya harapan atau frustrasi.

  • Contoh: satisfied, dissatisfied, content, disappointed, fulfilled, frustrated, pleased, annoyed.

c. In/security (Keamanan / Ketidakamanan)

  • Emosi terkait rasa aman, percaya, atau cemas, takut.

  • Contoh: secure, insecure, confident, anxious, assured, worried, calm, fearful, suspicious.

d. Dis/inclination (Keinginan / Ketidakinginan)

  • Emosi terkait hasrat, minat, atau keengganan.

  • Contoh: eager, reluctant, keen, unwilling, interested, bored, longing, disgusted.

    Catatan: Dalam beberapa versi, domain ini juga bisa mencakup surprise (terkejut) atau trust (percaya), tergantung kerangka yang dipakai.


2. Judgement (Penilaian Moral/Sosial)

Judgement menilai perilaku, karakter, atau niat manusia berdasarkan norma sosial, etika, atau moral. Fokusnya bukan pada “benda”, melainkan pada “orang sebagai pelaku”.omu.repo.nii.ac+3

Judgement biasanya dibagi menjadi dua dimensi besar: Social Esteem (harga diri sosial) dan Social Sanction (sanksi sosial), masing-masing punya subjenis.grammatics+1

A. Social Esteem (Harga Diri Sosial)

Menilai sejauh mana seseorang dihormati atau dikagumi dalam konteks sosial biasa (bukan soal benar/salah secara moral ketat).

1. Normality (Kewajaran / Kenormalan)

  • Seberapa “normal” atau “lazim” seseorang menurut standar sosial.

  • Positif: normal, conventional, typical, ordinary (dalam arti netral/positif)

  • Negatif: odd, strange, eccentric, weird, unconventional.

2. Capacity (Kapasitas / Kemampuan)

  • Seberapa cakap, kompeten, atau mampu seseorang.

  • Positif: capable, clever, skilled, talented, competent, brilliant

  • Negatif: incompetent, clumsy, unskilled, foolish, inept.

3. Tenacity (Keteguhan / Ketekunan)

  • Seberapa kuat, tekun, atau berani seseorang dalam menghadapi tantangan.

  • Positif: brave, determined, persistent, courageous, steadfast

  • Negatif: cowardly, weak, fickle, irresolute, spineless.

B. Social Sanction (Sanksi Sosial / Moral)

Menilai perilaku dari sudut etika/moral: apakah seseorang “baik” atau “jahat”, “benar” atau “salah”.

1. Veracity (Kejujuran / Kebenaran)

  • Seberapa jujur atau dapat dipercaya seseorang.

  • Positif: honest, truthful, sincere, trustworthy

  • Negatif: dishonest, lying, deceitful, hypocritical, untrustworthy.

2. Propriety (Kepantasan / Moralitas)

  • Seberapa sesuai perilaku seseorang dengan norma moral dan etika.

  • Positif: fair, just, ethical, moral, kind, generous

  • Negatif: unfair, cruel, selfish, immoral, corrupt, mean.

    Inti Judgement: menilai manusia sebagai agen (pelaku) berdasarkan norma sosial dan moral.grammatics+1


3. Appreciation (Penilaian Estetika/Nilai)

Appreciation menilai benda, artefak, proses, peristiwa, atau keadaan (termasuk manusia bila dilihat sebagai “objek”, bukan sebagai pelaku). Fokusnya pada nilai estetika, kegunaan, dampak, atau signifikansi sosial.omu.repo.nii.ac+4

Appreciation biasanya dibagi menjadi tiga jenis utama:grammatics+1

a. Reaction (Reaksi / Dampak)

Menilai sejauh mana sesuatu menarik perhatian atau memengaruhi perasaan/emosi kita.

  • Quality / Impact: seberapa kuat dampaknya.

    • Positif: fascinating, captivating, striking, impressive, moving

    • Negatif: boring, dull, uninteresting, tedious, flat.

  • Attention: apakah sesuatu berhasil menarik perhatian.

    • Positif: engaging, appealing, attractive

    • Negatif: unappealing, off-putting, repellent.

b. Composition (Komposisi / Struktur)

Menilai keseimbangan, kompleksitas, atau keteraturan bentuk/struktur sesuatu.

  • Balance: seberapa seimbang atau harmonis.

    • Positif: balanced, harmonious, well-structured, coherent

    • Negatif: unbalanced, chaotic, disjointed, messy.

  • Complexity: seberapa rumit atau sederhana (bisa positif atau negatif tergantung konteks).

    • Positif: complex, intricate, sophisticated

    • Negatif: overcomplicated, convoluted, simplistic, crude.

c. Valuation (Valuasi / Nilai Sosial)

Menilai signifikansi, manfaat, atau worth sesuatu dalam konteks sosial/budaya.

  • Positif: valuable, significant, important, useful, profound, innovative, groundbreaking

  • Negatif: trivial, insignificant, useless, shallow, superficial, worthless, harmful.

    Inti Appreciation: menilai benda, karya, peristiwa, atau keadaan (termasuk teks, seni, kebijakan, produk, fenomena alam) berdasarkan estetika dan nilai sosial, bukan moralitas perilaku manusia.grammatics+2

No comments:

Post a Comment