Thursday, February 26, 2026

Ketidakamanan Ganggu Ramadan di Kwara, Nigeria, Keluarga-Keluarga Hindari Shalat Malam di Masjid karena Serangan Teror


Ketidakamanan yang semakin parah di Nigeria bagian utara telah memaksa umat Muslim di sejumlah komunitas di daerah Edu dan Kaiama, Negara Bagian Kwara, untuk menjalankan ibadah shalat malam Ramadan di rumah masing-masing. Warga di daerah seperti Gbugbu, Yikpata, Kali, Baburasa, dan Gada Oli kini menghentikan shalat Tarawih, Maghrib, dan Isya berjamaah di masjid karena ancaman serangan teroris yang kembali terjadi.

Keputusan berat ini diambil setelah serangkaian insiden teror yang mengguncang wilayah tersebut, termasuk penculikan warga saat Ramadan di Gbugbu yang membuat kehadiran masjid menurun drastis. Yang paling traumatis adalah pembantaian 176 warga di desa tetangga, Woro, yang membuat ketakutan semakin mendalam. Warga Baburasa menyatakan bahwa peristiwa Woro telah mengubah segalanya dan membuat mereka tidak lagi merasa aman berkumpul di keramaian, terutama setelah matahari terbenam.

Situasi memilukan ini memaksa perubahan total dalam rutinitas ibadah. Warga menggambarkan suasana malam yang sunyi dan mencekam, di mana shalat Maghrib dan Isya dilakukan tergesa-gesa di dalam rumah. Para tetua desa di Gada Oli bahkan telah menginstruksikan warganuys untuk tetap di dalam rumah setelah petang, dan orang tua melarang keras anak-anak mereka keluar rumah karena tidak ada yang tahu di mana serangan berikutnya akan terjadi.

Seorang warga mengakui bahwa meskipun mereka sangat memahami besarnya pahala shalat berjamaah di masjid selama Ramadan, terutama Tarawih, namun keselamatan jiwa adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Keluarga-keluarga kini memilih untuk shalat bersama di rumah sebagai gantinya, mengesampingkan sementara kemuliaan ibadah berjamaah demi melindungi nyawa. Warga di daerah terdampak mendesak pemerintah untuk meningkatkan patroli keamanan dan turun tangan lebih kuat sebelum ketakutan ini melumpuhkan total kehidupan beragama dan sosial selama bulan suci.

sumber: https://www.legit.ng/nigeria/1698755-fear-terror-attacks-forces-kwara-residents-suspend-night-congregational-prayers-ramadan/

Komentar admin blog ini:

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Membaca berita ini, hati terasa sangat pilu. Sungguh kondisi yang amat memprihatinkan menimpa saudara-saudara kita di Kwara, Nigeria. Di bulan Ramadan yang penuh rahmat dan seharusnya dipenuhi kekhusyukan ibadah berjamaah, mereka justru diliputi rasa takut dan teror. Kami turut merasakan duka dan kegelisahan yang saudara-saudara kami alami. Semoga Allah SWT segera mengangkat ujian ini, melimpahkan rasa aman dan ketenangan di hati setiap Muslim di Nigeria, dan semoga ke depannya Islam semakin jaya di Nigeria dan seluruh alam. Aamiin."


No comments:

Post a Comment