Tuesday, May 19, 2026

Tips Kesehatan Lansia Agar UMUR PANJANG dan SEHAT

 Video ini menjelaskan bahwa ada kebiasaan sederhana yang sering dilakukan orang Jepang setiap pagi dan dipercaya membantu menjaga kesehatan hingga usia lanjut. Kebiasaan tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit setelah bangun tidur, tanpa obat atau biaya mahal, tetapi dapat membantu memperlambat proses penuaan tubuh.

SOURCE: 6 GERAKAN WAJIB LANSIA Setelah BANGUN TIDUR | Tips Kesehatan Lansia Agar UMUR PANJANG dan SEHAT - YouTube

Penjelasan utama video membedakan antara umur kronologis dan umur biologis. Umur kronologis dihitung berdasarkan tanggal lahir, sedangkan umur biologis menunjukkan kondisi nyata sel dan organ tubuh. Seseorang bisa saja berusia tua secara angka, tetapi tubuhnya masih sehat dan kuat karena gaya hidup yang baik.

Menurut penjelasan dalam video, banyak lansia mengalami tubuh pegal, kaku, dan pusing saat bangun tidur. Kondisi ini bukan sekadar akibat usia tua, melainkan tanda bahwa tubuh mengalami penuaan lebih cepat. Kebiasaan pagi hari sangat memengaruhi proses tersebut.

Saat tidur, tubuh melakukan proses perbaikan sel dan pemulihan energi. Ketika bangun tidur, tubuh mengalami perubahan besar seperti peningkatan detak jantung, tekanan darah, dan hormon stres. Jika perubahan ini terjadi terlalu mendadak, tubuh akan mengalami stres yang mempercepat penuaan.

Video kemudian menjelaskan enam gerakan sederhana yang dapat dilakukan setiap pagi. Gerakan pertama adalah peregangan tubuh di tempat tidur sebelum bangun. Peregangan membantu melancarkan aliran darah, mengurangi kekakuan otot, dan mencegah kram yang sering dialami lansia.

Gerakan kedua adalah rotasi pergelangan kaki dan tangan. Gerakan ini membantu memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi risiko penggumpalan darah, terutama bagi lansia yang memiliki tekanan darah tinggi atau riwayat stroke ringan.

Gerakan ketiga adalah teknik bangun secara bertahap. Lansia dianjurkan tidak langsung berdiri setelah bangun tidur karena dapat menyebabkan hipotensi ortostatik, yaitu kondisi ketika tekanan darah turun mendadak sehingga menimbulkan pusing dan risiko jatuh.

Gerakan keempat adalah latihan napas dalam menggunakan perut. Teknik ini membantu meningkatkan oksigen ke otak dan organ tubuh, menurunkan hormon stres, serta membuat tubuh lebih segar dan tenang sepanjang hari.

Monday, May 18, 2026

PPT SLIDES FREE GENERATOR

 4 Situs free generator pembuat PPT dalam hitungan menit

1. https://pptmaker.io/

2. https://www.kimi.com/slides

3. https://slidemaker.app/

4. https://app.slidespeak.co/presentation

Blog Dr. Faizal Risdianto: pragmatik siber atau cyber pragmatics by Prof Kunj...

Blog Dr. Faizal Risdianto: pragmatik siber atau cyber pragmatics by Prof Kunj...:   https://repository.usd.ac.id/38119/1/Pragmatik-buku%20teks-terbit-2020_compressed.pdf or this link URL this link URL

pragmatik siber atau cyber pragmatics by Prof Kunjana Rahardi

 


https://repository.usd.ac.id/38119/1/Pragmatik-buku%20teks-terbit-2020_compressed.pdf

CALL FOR PAPER AIICARE 2026

 


✨ CALL FOR CONTRIBUTIONS ✨

AIICARE LP2M UIN Salatiga invites scholars, researchers, and practitioners to contribute to: 2026 Annual International Interdisciplinary Conference and Research Expo (AIICARE)

Theme: “Integrating Islamic Thought, Education, Science, and Society: Multidisciplinary Approaches to Global Transformation

📅 Key Dates:

Submission (Full Paper): May 31, 2026

Editorial Check & Peer Review: July 15, 2026

Conference Date: October 5-6, 2026

Notification: 26 October 2026

Revision: 9 November 2026

📅 Conference Date: October 5-6, 2026

📍 Venue: Laras Asri Hotel, Salatiga

Keynote Speaker

Prof. Zakiyuddin, M.Ag. – Rector of UIN Salatiga

Invited Speakers

Prof. Dr. Irma Wani Binti Othman, Universiti Malaysia Sabah

Associate. Prof. Dr. Abd. Razak Zakaria, University of Malaya, Malaysia

Associate Prof. Dr. Ashek Mahmud, Jagannath University of Dhaka, Bangladesh

Prof. Farhana Zaman, PhD, Jagannath University of Dhaka, Bangladesh

Prof. Dr. Anak Agung Ayu Dian Andriyani, S.S., M.Hum,  Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Indonesia

Dr. Faizal Risdianto, S.S,M.Hum, Universitas Islam Negeri Salatiga

Conference Topics

  1. Contemporary Ijtihad and Reform in Islamic Legal Thought (Renewal of Islamic jurisprudence in response to global issues)
  2. Islam, Human Rights, and Global Ethics (Islamic perspectives on justice, equality, and humanitarian values)
  3. Islamic Governance, Civil Society, and Public Policy (Religion-state relations, democracy, and policy reform)
  4. Transforming Islamic Education in the Digital Era (Blended learning, AI in madrasah, e-learning models)
  5. Curriculum Integration: Bridging Religious and Scientific Knowledge (Integration-interconnection paradigm in Islamic institutions)
  6. Teacher Professional Development in Islamic Educational Institutions (Pedagogical innovation and competency development)
  7. English Language Teaching in Islamic Educational Contexts (ESP, EAP, TOEFL preparation, global communication)
  8. Arabic Language, Literature, and Islamic Intellectual Heritage (Philology, literary studies, classical and modern texts)
  9. Religious Communication and Digital Da’wah in the Global Age (Media studies, social media discourse, cyber-pragmatics)
  10. Islamic Finance, Banking, and Financial Technology (FinTech) (Innovation in Sharia-compliant systems)
  11. Islamic Economic Ethics and Sustainable Development Goals (SDGs) (Social justice, poverty alleviation, green economy)
  12. Halal Industry, Global Trade, and Economic Transformation (Halal supply chains, certification, global markets)
  13. Integration of Islamic Worldview and Scientific Inquiry (Philosophy of science in Islamic perspective)
  14. Mathematics and Quantitative Approaches in Social and Religious Studies (Statistical modeling, big data in Islamic research)
  15. Muslim Societies in a Globalized World: Identity, Pluralism, and Social Change (Migration, multiculturalism, interfaith engagement)

The submitted papers will be published in SINTA  1 & SINTA 2 indexed journals and AIICARE Proceedings https://conferences.uinsalatiga.ac.id/index.php/iicare/index

📌 Submission Link: https://s.id/2026AIICAREregistration

 Conference Fees:

Presenters Fees: Mahasiswa 150 K, Dosen UIN Salatiga 250 K, Dosen umum 350 K

Non-Presenters Fees: Mahasiswa 100 K, Dosen UIN Salatiga 200 K, Dosen umum 300 K   Contact Person: Faizal Risdianto -085642019501

🌟 Organized by AIICARE LP2M UIN Salatiga


Lima Kombinasi Telur yang Dianggap Berbahaya

 Lima Kombinasi Telur yang Dianggap Berbahaya  Sumber:  https://www.youtube.com/watch?si=7ZvSphN--iPa_Fbb&v=VlNxNq3E2qE&feature=youtu.be


1. Telur + teh

Dalam konten tersebut, kombinasi telur dan teh dianggap kurang baik karena teh mengandung tanin yang disebut dapat mengikat protein dan zat besi dari telur. Akibatnya, penyerapan nutrisi dianggap menjadi kurang optimal, terutama pada lansia yang kemampuan pencernaannya sudah menurun. Kebiasaan sarapan telur dengan teh manis panas juga disebut dapat memicu keluhan seperti perut kembung, mudah lelah, dan anemia ringan apabila dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang. Karena itu, video tersebut menyarankan agar konsumsi teh dipisahkan beberapa waktu setelah makan telur.

2. Telur + susu kedelai

Kombinasi telur dengan susu kedelai dijelaskan sebagai pasangan yang dapat mengganggu proses pencernaan protein. Dalam video disebutkan bahwa kedelai mengandung tripsin inhibitor, yaitu senyawa yang dianggap dapat menghambat kerja enzim pencernaan protein di dalam tubuh. Akibatnya, protein telur disebut tidak tercerna secara maksimal dan dapat menyebabkan perut terasa penuh, begah, atau mudah bergas. Oleh karena itu, konsumsi telur dan susu kedelai dianjurkan tidak dilakukan secara bersamaan, tetapi diberi jeda waktu.

3. Telur + daging olahan

Telur yang dikombinasikan dengan daging olahan seperti sosis, nugget, ham, atau kornet disebut sebagai kombinasi yang perlu dibatasi. Konten tersebut menjelaskan bahwa daging olahan mengandung nitrit dan pengawet tertentu yang jika dikonsumsi terlalu sering dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Selain itu, kombinasi ini biasanya tinggi lemak jenuh, garam, dan kalori sehingga dianggap kurang baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, terutama pada usia lanjut. Karena itu, video menyarankan agar konsumsi telur lebih baik dipadukan dengan bahan alami seperti sayuran dibandingkan makanan olahan.