Thursday, February 5, 2026

inapra.org: About Ina-PrA

inapra.org: About Ina-PrA: Ina-PrA (the IndonesianPragmatics Association) is a non-profit organization founded in 2020 and headquartered at Jalan Imam Bonjol 207, Pen...

Ina-PrA (the Indonesian Pragmatics Association)

 Ina-PrA (the Indonesian Pragmatics Association) is a non-profit organization founded in 2020 and headquartered at Jalan Imam Bonjol 207, Pendrikan Lor, Central Semarang, Semarang, Central Java. Prof. Dr. Drs. Jumanto, M.Pd. serves as the President of Ina-PrA, while Hanafi, S.S., M.App. Ling., Ph.D. holds the position of Vice President.

The association promotes scholarly interaction and critical debate through regular conferences and workshops, focusing on various dimensions of pragmatics, including linguistic, cognitive, and social perspectives. Ina-PrA seeks to unite scholars from diverse subfields of pragmatics and actively encourages participation from early-career researchers.

The Pragmatics Discussion Forum (PDF) is dedicated to connecting pragmatics scholars and learners by providing an inclusive platform for academic discussion and collaboration. As part of its academic networking activities, Ina-PrA supports the PDF, which was established to facilitate scholarly interaction and knowledge exchange in the field of pragmatics.



Since 28 October 2022, Ina-PrA has maintained a memorandum of understanding (MoU) and ongoing collaboration with the Journal of Pragmatics Research (ISSN 2656-8020, online), published by Universitas Islam Negeri Salatiga.

Pertanyaan tentang habisnya masa akreditasi jurnal ilmiah

Pertanyaan tentang habisnya masa akreditasi jurnal ilmiah

Satu hal yang unik yang sering ditanyakan author adalah: Jurnal yang anda kelola tahun ini mau habis masa akreditasinya ya? Lalu jika habis masa akreditasinya status akreditasinya bagaimana? apakah tidak terakreditasi?


Berkenaan dengan hal tersebut kami sampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 9 Tahun 2018 pasal 7 ayat (2) berbunyi dalam hal Kementerian belum menerbitkan Akreditasi berdasarkan permohonan Akreditasi ulang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), hasil Akreditasi Jurnal ilmiah sebelumnya tetap berlaku. Oleh karena itu kami sampaikan jurnal yang telah lolos desk evaluasi dan dalam proses penilaian maka Peringkat Akreditasi sebelumnya dinyatakan tetap berlaku hingga hasil akreditasi terbaru telah diumumkan.

jadi perlu dipahami jika masa akreditasi sudah mau habis tapi masih menunggu open dan jika Sudah masuk akreditasi masih menunggu penilaian yang bisa setahun sampai 1,5 tahun masa penilaian jurnal tersebut masih dinyatakan berlaku dalam SK akreditasi.

JASA BIKIN WEB OJS

 JASA BIKIN WEB OJS



Instansi/Lembaga Anda Ingin Membuat Jurnal Online Berbasis Open Journal System (OJS)?

Kami melayani pembuatan Website Jurnal OJS sampai proses penerbitan dan didampingi hingga bisa mengelola sendiri.

Paket yang kami tawarkan:

  • Installasi OJS dan Desain Web OJS untuk Single/satu jurnal
  • Registrasi Domain Dan Hosting (sewa domain & hosting dalam tanggungan client)
  • Pemilihan Theme OJS
  • Tutorial sebagai Journal Manager, Editor dan Author di Web OJS
  • Update Versi OJS

Official website: https://jolcc.org/bikinwebojs/

Silakan Hubungi kami (Admin) WA: +6282138192095 atau 0856-4201-9501.

Nasehat untuk tetap berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, terutama saat fitnah akhir zaman merajalela

 

Dari Mu'adz R.A. berkata Rasulullah S.A. W. pernah bersabda: “Kamu Sekalian pada hari (masa) ini di atas tanda bukti dari Tuhan-mu, kamu sama memerintahkan kepada kebajikan dan melarang daripada kejahatan, dan kamu sama berjuang membela agama Allah, kemudian akan lahir (timbul) di antara kamu sekalian dua macam kemabukan: Mabuk cinta kebodohan dan mabuk cinta kemewahan hidup, dan disebabkan demikian itu kamu berpindah haluan, lalu kamu tidak lagi memerintahkan kepada kebajikan dan tidak bertindak melarang kejahatan, dan tidak pula kamu berani berjuang membela agama Allah; pada hari itu orang-orang yang menegakkan agama dengan Kitab dan Sunnah, bagi mereka pahala lima puluh orang yang membenarkan kebenaran. Para sahabat bertanya "Ya Rasulullah,   adakah dari golongan kami ataukah daripada golongan mereka?" Beliau bersabda: "Tidak, bahkan daripada kamu sekalian". (Riwayat Abu Nu'aim).

source: https://drive.google.com/file/d/1GGATf-7vTNquf8Pqm2j3k6j0KbaW1k7k/view