Showing posts with label Scopus. Show all posts
Showing posts with label Scopus. Show all posts

Academic Writing : Constructing New Insights, State of the Art, & Novelty.

Dear Netizens

Bagi para mahasiswa baik  yang sedang mengambil studi di S1, S2, S3 dan para  Jihadis Jurnal yang sedang mempersiapkan artikel Writing for International publication di Scopus maupun Web of Science, Berikut ini saya  tampilkan materi super berharga yang disajikan oleh host yaitu IAIN Kendari tentang Constructing New Insights, State of the Art, and Novelty to your Research. Tema keren ini disampaikan oleh ibu Dr. Yunisrina Qismullah Yusuf, S.Pd, M.Ling., Editor in Chief  Jurnal SiELE yang terindeks Scopus: 

https://www.youtube.com/watch?v=i0ljxMQPPqE&t=40s 

Semoga bermanfaat dan Sukses Selalu.

Materi Acara Workshop on Writing for International Publication

CATATAN PENTING Dalam Penyampaian Materi Acara Workshop on Writing for International Publication di Hotel Le Beringin, Salatiga tanggal 14 Juli 2018 oleh Prof. Al Makin, Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Editor in Chief Jurnal Al-Jami’ah, Jurnal terindeks Scopus dan juga jurnal ilmiah tertua di Indonesia.
 
1.POIN PERTAMA: Resep kesuksesan menerbitkan artikel di Jurnal nasional dan Internasional ialah SABAR, IKHLAS dan TAWAKKAL. Menulis artikel untuk jurnal utamanya tidak diperlukan kecerdasan. Buat Anda yang merasa cerdas jangan tersinggung karena menulis artikel jurnal yang lebih utama adalah kesabaran dalam hal melakukan riset. Menurut pengalaman Prof Al Makin untuk satu tulisan yang sukses terindeks di Jurnal Scopus diperlukan waktu empat semester/ Dua tahun. Ada satu pengalaman  menarik ketika Prof. Al Makin memerlukan waktu 6 (enam semester) / Tiga tahun baru bisa tulisannya terbit di jurnal wilayah Asia yang terindeks scopus. Saran beliau agar Laporan penelitian jangan langsung dijurnalkan tapi ditahan dulu satu semester baru ditulis ulang. Perlu waktu minimal dua tahun dalam proses pengembangan penulisan dan itu sudah termasuk proses yang cepat. Ngga usah jadi orang yang terlalu cerdas tapi utamanya sifat sabar, ikhlas dan tawakal. Banyak kasus yang terjadi sebuah tulisan artikel untuk jurnal dibuat tanpa melakukan riset dan andaikan riset dibuat tidak dikerjakan dengan serius. Saran Beliau Orang Salatiga jika melakukan riset jangan di Salatiga tapi bagus di tempat yang jauh misalnya di NTB. SPJ-nya jadi gampang bukan muter-muter bikin penelitian di Salatiga.