Selasa, 27 Januari 2015

Kajian Sosiolinguistik Pilihan Bahasa Obrolan Elektronik di Facebook


Kajian Sosiolinguistik Pilihan Bahasa Obrolan Elektronik di Facebook Antar mahasiswa Universitas Malang. (Tesis)
Novi Eka Susilowati

Abstrak

Susilowati, Novi Eka. 2011. Kajian Sosiolinguistik Pilihan Bahasa Obrolan Elektronik di Facebook Antarmahasiswa Universitas Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universitas Malang. Pembimbing (I) Dr. Mujianto, M.Pd, (II) Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd.

Kata kunci: kajian sosiolinguistik, pilihan bahasa, obrolan elektronik, antarmahasiswa Universitas Malang

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa dampak pada semakin bervariasinya media komunikasi, misalnya situs jejaring sosial Facebook. Saat ini, Facebook sedang marak digunakan oleh masyarakat, termasuk mahasiswa. Fasilitas-fasilitas yang ada di Facebook menyebabkan pengguna Facebook menggunakannya secara aktif, misalnya dengan melakukan obrolan elektronik. Obrolan elektronik adalah salah satu kegiatan komunikasi melalui saluran internet yang dilakukan dengan cara mengetikkan suatu pesan pada layar yang kemudian dikirim hingga pesan itu diterima oleh lawan obrolan sama persis seperti yang dikirimkan oleh pelaku obrolan.


Obrolan elektronik merupakan salah satu wujud nyata penggunaan bahasa di masyarakat. Sebagai salah satu bentuk komunikasi, pelaku obrolan elektronik mempunyai kewenangan untuk memilih bahasa yang ia gunakan dalam obrolan elektroniknya. Pilihan bahasa tersebut dilatarbelakangi oleh faktor-faktor tertentu, bergantung pada partisipan, topik, jenis kelamin, maupun faktor-faktor lainnya.

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pilihan bahasa obrolan elek-tronik mahasiswa UM yang dilakukan melalui media/saluran Facebook. Pilihan bahasa ini dijabarkan berdasarkan struktur pertukarannya, yaitu pilihan bahasa dalam membuka, merespon, dan menutup obrolan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memaparkan faktor penyebab pilihan bahasa obrolan elektronik.

Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) teori kajian sosiolinguistik (Wadhaugh, 1984; Fishman 1972; Fasold, 1984), (2) teori variasi bahasa (Thomas & Wareing, 1999; Ibrahim & Suparno, 2008), dan (3) teori bahasa obrolan elektronik (Crystal, 2002). Teori kajian sosiolinguistik dimanfaatkan sebagai kerangka dasar analisis obrolan elektronik karena unit-unit fungsional kajian sosiolinguistik sesuai dengan masalah penelitian ini. Teori variasi bahasa digunakan sebagai parameter penafsiran hasil penelitian. Adapun teori bahasa obrolan elektronik digunakan untuk memberi penafsiran tentang wujud bahasa obrolan elektronik.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan ancangan penelitian sosiolinguistik. Ancangan sosiolinguistik dalam kajian ini dipusatkan pada model fungsional pemakaian bahasa obrolan elektronik pada dimensi sosial budaya masyarakat tuturnya. Model yang dimaksud adalah model etnografi komu-nikasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari teks obrolan elektronik mahasiswa Universitas Malang yang dipilih berdasarkan lima kategori, yaitu (1) usia, (2) bahasa pertama pelaku obrolan elektronik, (3) topik, (4) jarak sosial, dan (5) jenis kelamin. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi, observasi partisipatori, dan wawancara.






Analisis data menunjukkan beberapa hasil penelitian tentang pilihan baha-sa dalam membuka, merespon, dan menutup obrolan elektronik. Pilihan bahasa yang digunakan dalam membuka obrolan elektronik adalah BA, BINF, dan BJN. Pilihan bahasa yang digunakan dalam merespon obrolan elektronik yaitu BIF, BINF, BJN, IS, dan BA, BJK, BING, dan DM. Pilihan bahasa yang digunakan dalam menutup obrolan elektronik yaitu BA, BINF, BJN, dan BING.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik empat kesimpulan, yaitu (1) di dalam obrolan elektronik, pelaku masih memperhatikan kesantunan berbahasa yang dapat dibuktikan dengan pilihan bahasa dalam tahap-tahap obrolan elektronik, (2) dalam hal penggunaan bahasa, obrolan elektronik memiliki karakteristik khas yang berbeda dengan percakapan langsung yang dapat dilihat dari pilihan bahasa,khususnya kosakata, (3) dalam membuka, merespon, dan menutup obrolan elektronik, pilihan bahasa yang digunakan berbeda pada masing-masing tahap tersebut, yang terkait dengan tujuan masing-masing tahap, dan (4) obrolan elektronik merupakan salah satu jenis komunikasi yang masih memegang aturan komunikasi yang dibuktikan dengan pilihan bahasa yang disesuaikan dengan partisipan maupun topik. Hasil penelitian ini memberikan implikasi pada (1) kajian sosiolinguistik, (2) kajian tindak tutur, (3) pemertahanan dan pengembangan bahasa, dan (4) pembelajaran.

Berkenaan dengan hasil penelitian, dapat diberikan saran kepada beberapa pihal yang terkait. Pertama, bagi ahli bahasa/peneliti selanjutnya, disarankan agar diadakan penelitian lanjutan tentang pilihan bahasa obrolan elektronik. Kedua, bagi pusat bahasa/lembaga pengembang bahasa/penentu kebijakan bahasa, disarakan agar menyusun laras bahasa obrolan elektronik. Ketiga, bagi guru dan pengembang bahan ajar, disarankan agar menggunakan bahasa obrolan elektronik sebagai salah satu bahan ajar kecermatan berbahasa. Selain itu, guru juga disarankan untuk mengggunakan bahasa obrolan elektronik untuk melatih kesantunan berbahasa siswa. Terkait langsung dengan guru, disarankan agar guru tidak terpengaruh dengan penggunaan bahasa obrolan elektronik dalam pembelajaran.Keempat, bagi pengembang internet, disarankan agar menyediakan aplikasi-aplikasi pada obel dengan berbagai variasi bahasa.



ABSTRACT

Susilowati, Novi Eka. 2011. Sociolinguistics Study on Electronic Chatting Language on Facebook of The Students of University of Malang. Thesis. Indonesian Language Education, Post-Graduate Program,University of Malang. Advisor (I) Dr. Mujianto, M.Pd, (II) Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd.

Keywords: sociolinguistics study, language choice, chatting, the student of University of Malang

The development of Information and Communication Technology (ICT) brings various effects to the communication media, for instance Facebook as one of the Internet social sites. Nowadays, Facebook is commonly used by the society, particularly university students. The Facebook facilities cause the users use it actively, for instance by chatting. Chatting is one of the communication activities through Internet network which is done by typing a message on the screen that is transmitted to the interlocutor that is exactly received as the identical message sent by the user.

Chatting is a real application of language usage in society. As one of the forms of communication, the chatter has the authority to choose language that will be used in his or her online message. The language choice is based on certain factors depending on the participant, topic, sex, or other factors.

This research is purposed to describe the language choice on online message of students of State University of Malang which is done through Facebook as the media. The language choice is described based on the structure exchange that is the language choice in opening, responding, and closing the dialog. In addition, this research is aimed to describe the cause factors of chatting language choice.

The theories used in this research are (1) the theory of sociolinguistic (Wadhaugh, 1984; Fishman 1972; Fasold, 1984), (2) the theory of language variation (Thomas & Wareing, 1999; Ibrahim & Suparno,2008), (3) the theory of chatting language (Crystal, 2002). The study of sociolinguistic is utilized as the basic frame of chatting analysis since the functional units of sociolinguistic match the research case.The theory of language variation is used as interpretation parameter of research result since in sociolinguistics; chatting language consists of language varieties which differ with other communication activities. Another theory of chatting language is used to give interpretation of chatting language.

This research uses qualitative kind by taking sociolinguistics approach. This approach are focused the language used of chatting functional model on sociocultural speech community. The model is communication ethnography model. The data in this research are taken from the students of University of Malang chatting's text which are chosen based on five categories, they are (1) age, (2) first language of chatter, (3) topic, (4) social distance, and (5) sex. The data are collected by making documentary study, observation, and interview.

The data analysis shows some research results concerning language choice in opening, responding, and closing their chatting. The language choices that are used in opening their chatting are BA, BINF and BJN. The language choices that are used in responding their chatting are BIF, BINF, BJN, IS, and BA, BJK, BING, and DM. The language choices that are used in closing their chatting are BA, BINF, BJN, and BING.

Based on the study, four conclusions can be concluded from the study. they are (1) in chatting, the chatters still employ language politeness that can be inferred from their language steps on their chatting,(2) in terms of language function, electronics conversation has its own characteristics that differ from direct conversation tat can be seen from language choices, particularly its vocabularies, (3) in terms of opening, responding, and closing their chatting, the language choices are used differently on each step, depending on each intension, and (4) chatting is one of the communications that still employs communication rules that can be proved by the language choices suited by the participants and topics. The result of the study implies on (1) sociolinguistic study, (2) discourse study, (3) the language maintenance and the development of the language, (4) The language learning.

Related to the research findings, it is suggested that; First, to the future linguists, it is suggested to have further research concerning language choice of chatting in more specific case in order to gain basic and detail analysis. Second, to language center/language policy maker, it is suggested to make chatting language guide. Third, to teacher and teaching and learning material developer, it is suggested to use language of chatting as a teaching material of language choice. Besides, it is suggested for the teacher to use language of chatting to train students' politeness. For the teachers themselves, it is suggested to the teacher not be influenced by the language of chatting in teaching and learning activities. Fourth, to the Internet provider, it is suggested that they must provide language variation application available in the chatting.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for your comment...I am looking forward your next visit..