Rabu, 28 Januari 2015

ANALISIS SOSIOPRAGMATIK L’IMPÉRATIF DALAM FILM LES ENFANTS DE TIMPELBACH KARYA NICOLAS BARY

ANALISIS SOSIOPRAGMATIK L’IMPÉRATIF DALAM FILM LES ENFANTS DE TIMPELBACH KARYA NICOLAS BARY

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memaparkan wujud tuturan imperatif dan menganalisis makna tuturan imperatif tersebut dalam ranah-ranah sosial yang terdapat dalam Film “Les enfants de Timpelbach” karya Nicolas Bary. Analisis tuturan imperatif dilakukan untuk mengetahui, mendapatkan dan memaknai maksud penutur dengan setepat-tepatnya karena imperatif merupakan kalimat suruhan atau kalimat perintah yang sering ditemui dalam konteks hubungan antara manusia satu dengan lainnya ketika sedang melakukan aktivitas sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualifikatif dengan kajian sosiopragmatik, yaitu kajian yang melibatkan keadaan-keadaan dan kondisi-kondisi dari masyarakat dan budaya setempat serta konteks yang sifatnya sosiokultural, spatio-temporal, situasional dan tekstual, yang kemudian dibagi-bagi kembali ke dalam ranah-ranah sosial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan imperatif yang terdapat dalam film “Les enfants de Timpelbach” karya Nicolas dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 tuturan imperatif berdasarkan ranah kehidupan yang terdapat dalam film tersebut. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah format data yang terdiri dari komponen-komponen analisis nomor data, lokasi, wujud tuturan, konteks, dan makna tuturan. Dalam film “Les Enfants De Timpelbach” karya Nicolas Bary ini terdapat empat ranah kehidupan, yaitu ranah keluarga, ranah pendidikan, ranah pekerjaan dan ranah persahabatan. Bentuk tuturan imperatif yang ditemukan peneliti dalam dialog film ini yaitu terdiri dari dua macam wujud, yaitu wujud formal imperatif dan wujud pragmatik imperatif. Makna tuturan imperatif dari keempat ranah kehidupan dalam film ini adalah 1) imperatif larangan; 2) imperatif sindiran; 3) imperatif permohonan; 4) imperatif suruhan; 5) imperatif saran; 6) imperatif permintaan; 7) imperatif ajakan; 8) imperatif pemberian izin; dan 9) imperatif imbauan. 


Pemahaman terhadap wujud imperatif dan makna sosiopragmatik imperatif harus mempertimbangkan dan memperhitungkan konteks situasional tuturannya. Kata Kunci: Makna Imperatif, Sosiopragmatik, Dialog, Film. This research propose to desribe and explain the imperative speech form and to analyse the imperative meaning in social domain where was in the film “Les enfants de Timpelbach” by Nicolas Bary. This analyse suggest to know and to get the meaning speakers mean exactly because imperatives are commands and orders sentences frequently encountered in the context of the relationship between human beings with one another while doing everyday activities. The method used in this research is qualitative descriptive method with sosiopragmatic study, the studies involving the circumstances and the conditions of society and culture as well as its socio-cultural context , spatio - temporal , situational and textual , which is then divided back into the social domain . The population in this study are all imperative speechs contained in the film " Les enfants de Timpelbach " by Nicolas and the samples are 50 imperatives speechs based on domains socials that are in the film. The instruments used in this study is a data format which consists of a number of components of data analysis, the location, form of speech, context, and meaning of speechs. In this film,we founde four social domain, they are family domain, education domain, employment domain and friendship domain. Imperative speech form found in this movie dialogue which consists of two kinds of form, they are a formal imperative and pragmatic imperative. Imperative meaning of the four domains social in this movie are 1) the imperative prohibition; 2) imperative satire; 3) the imperative request; 4) imperative commands; 5) imperatives advice; 6) imperative demand; 7) imperative agitation; 8) imperative giving permission, and 9) imperative appeal. Understanding of the form and meaning sosiopragmatic imperative to consider and take into account the situational context the speech. Keywords : Imperative Meaning , Sosiopragmatic, Dialogue, Film.
Nindia, Vini (2014) ANALISIS SOSIOPRAGMATIK L’IMPÉRATIF DALAM FILM LES ENFANTS DE TIMPELBACH KARYA NICOLAS BARY. S1 thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.
[img]Text
S_PRS_0906810_Title.pdf 

Download (405kB) | Preview
    [img]Text
    S_PRS_0906810_Abstract.pdf 

    Download (355kB) | Preview
      [img]Text
      S_PRS_0906810_Table_of_Content.pdf 

      Download (455kB) | Preview
        [img]Text
        S_PRS_0906810_Chapter1.pdf 

        Download (459kB) | Preview
          [img]Text
          S_PRS_0906810_Chapter2.pdf
          Restricted to Staf Perpustakaan 

          Download (629kB)
            [img]Text
            S_PRS_0906810_Chapter3.pdf 

            Download (389kB) | Preview
              [img]Text
              S_PRS_0906810_Chapter4.pdf
              Restricted to Staf Perpustakaan 

              Download (608kB)
                [img]Text
                S_PRS_0906810_Chapter5.pdf 

                Download (346kB) | Preview
                  [img]Text
                  S_PRS_0906810_Bibilography.pdf 

                  Download (247kB) | Preview
                    [img]Text
                    S_PRS_0906810_Appendix.pdf
                    Restricted to Staf Perpustakaan 

                    Download (604kB)

                      Abstract

                      Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memaparkan wujud tuturan imperatif dan menganalisis makna tuturan imperatif tersebut dalam ranah-ranah sosial yang terdapat dalam Film “Les enfants de Timpelbach” karya Nicolas Bary. Analisis tuturan imperatif dilakukan untuk mengetahui, mendapatkan dan memaknai maksud penutur dengan setepat-tepatnya karena imperatif merupakan kalimat suruhan atau kalimat perintah yang sering ditemui dalam konteks hubungan antara manusia satu dengan lainnya ketika sedang melakukan aktivitas sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualifikatif dengan kajian sosiopragmatik, yaitu kajian yang melibatkan keadaan-keadaan dan kondisi-kondisi dari masyarakat dan budaya setempat serta konteks yang sifatnya sosiokultural, spatio-temporal, situasional dan tekstual, yang kemudian dibagi-bagi kembali ke dalam ranah-ranah sosial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan imperatif yang terdapat dalam film “Les enfants de Timpelbach” karya Nicolas dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 tuturan imperatif berdasarkan ranah kehidupan yang terdapat dalam film tersebut. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah format data yang terdiri dari komponen-komponen analisis nomor data, lokasi, wujud tuturan, konteks, dan makna tuturan. Dalam film “Les Enfants De Timpelbach” karya Nicolas Bary ini terdapat empat ranah kehidupan, yaitu ranah keluarga, ranah pendidikan, ranah pekerjaan dan ranah persahabatan. Bentuk tuturan imperatif yang ditemukan peneliti dalam dialog film ini yaitu terdiri dari dua macam wujud, yaitu wujud formal imperatif dan wujud pragmatik imperatif. Makna tuturan imperatif dari keempat ranah kehidupan dalam film ini adalah 1) imperatif larangan; 2) imperatif sindiran; 3) imperatif permohonan; 4) imperatif suruhan; 5) imperatif saran; 6) imperatif permintaan; 7) imperatif ajakan; 8) imperatif pemberian izin; dan 9) imperatif imbauan. Pemahaman terhadap wujud imperatif dan makna sosiopragmatik imperatif harus mempertimbangkan dan memperhitungkan konteks situasional tuturannya. Kata Kunci: Makna Imperatif, Sosiopragmatik, Dialog, Film. This research propose to desribe and explain the imperative speech form and to analyse the imperative meaning in social domain where was in the film “Les enfants de Timpelbach” by Nicolas Bary. This analyse suggest to know and to get the meaning speakers mean exactly because imperatives are commands and orders sentences frequently encountered in the context of the relationship between human beings with one another while doing everyday activities. The method used in this research is qualitative descriptive method with sosiopragmatic study, the studies involving the circumstances and the conditions of society and culture as well as its socio-cultural context , spatio - temporal , situational and textual , which is then divided back into the social domain . The population in this study are all imperative speechs contained in the film " Les enfants de Timpelbach " by Nicolas and the samples are 50 imperatives speechs based on domains socials that are in the film. The instruments used in this study is a data format which consists of a number of components of data analysis, the location, form of speech, context, and meaning of speechs. In this film,we founde four social domain, they are family domain, education domain, employment domain and friendship domain. Imperative speech form found in this movie dialogue which consists of two kinds of form, they are a formal imperative and pragmatic imperative. Imperative meaning of the four domains social in this movie are 1) the imperative prohibition; 2) imperative satire; 3) the imperative request; 4) imperative commands; 5) imperatives advice; 6) imperative demand; 7) imperative agitation; 8) imperative giving permission, and 9) imperative appeal. Understanding of the form and meaning sosiopragmatic imperative to consider and take into account the situational context the speech. Keywords : Imperative Meaning , Sosiopragmatic, Dialogue, Film.
                      Item Type:Skripsi Tesis Atau Disertasi (S1)
                      Subjects:Universitas Pendidikan Indonesia > Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis
                      Divisions:Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni > Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis
                      Depositing User:Riki N Library ICT
                      Date Deposited:03 Feb 2014 02:35
                      Last Modified:03 Feb 2014 02:35
                      URI:http://repository.upi.edu/id/eprint/5961

                      Tidak ada komentar:

                      Posting Komentar

                      Thanks for your comment...I am looking forward your next visit..