Jumat, 19 Februari 2010

Sudah kholilullah tetapi masih ingin bertambah keyakinan kepada Allah

ASSALAMUALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ أَرِنِي كَيْفَ تُحْيِـي الْمَوْتَى قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِن قَالَ بَلَى وَلَـكِن لِّيَطْمَئِنَّ قَلْبِي قَالَ فَخُذْ أَرْبَعَةً مِّنَ الطَّيْرِ فَصُرْهُنَّ إِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلَى كُلِّ جَبَلٍ مِّنْهُنَّ جُزْءاً ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِينَكَ سَعْياً وَاعْلَمْ أَنَّ اللّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
260. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: Ya Rabbku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang yang mati, Allah berfirman: Belum yakinkah kamu? Ibrahim menjawab: Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku). Allah berfirman: (Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman)Lalu letakkanlah tiap-tiap seekor daripadanya atas tiap-tiap bukit. Sesudah itu panggillah mereka, niscaya mereka akan datang kepada kamu dengan segera. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 2:260)

copi paste from : http://quran.kawanda.net/
Dan siapakah yang lebih baik agamanya dariapa orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama nabi Ibrahim yang lurus ? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.” (Q.S. An-Nisa : 125)Nabi Ibrahim mendapat gelar khalilullah yang artinya kekasih Allah. Predikat ini bukan bikinan atau keinginan manusia apalagi permintaan Nabi Ibrahim sendiri. Tetapi langsung Allahlah yang menganugrahkanya seperti yang tercantum dalam ayat Al-Quran di atas.Sebagai kekasih Allah tentu saja Ia (Allah) sangat sayang kepadanya; Sangat dekat dan do’anya selalu dikabulkan. Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 124 s.d.129 menggambarkan betapa Allah memenuhi segala do’a yang disampaikan oleh Nabi Ibrahim a.s. antara lain: Keturunannya banyak yang menjadi nabi dan rasul termasuk Nabi Muhammad saw. ; Tanah Mekah menjadi negeri yang aman, tentram dan sejahtera dikunjungi oleh jutaan manusia setiap tahun ; Perjalanan hidupnya dijadikan sebagai manasik haji, dan hingga kini seluruh umat Islam senantiasa membacakan shalawat setiap hari kepadanya di dalam setiap shalatnya bersamaan dengan shalawat kepada nabi Muhammad saw.Nabi Ibrahim mendapat gelar khalilullah tentunya berkat usaha dan kesungguhannya dalam menegakkan syaria’at Allah dan pengabdiannya yang tak terhingga sebagai seorang rasul meskipun banyak tantangan dan rintangan yang ia alami dan diantaranya juga ialah meskipun beliau sudah beriman tapi masih ingin terus belajar untuk meningkatkan iman yakin kepada Allah SWT sebagaimana diceritakan di QS.2 ayat 260:
260. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: Ya Rabbku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang yang mati, Allah berfirman: Belum yakinkah kamu? Ibrahim menjawab: Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku). Allah berfirman: (Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman)Lalu letakkanlah tiap-tiap seekor daripadanya atas tiap-tiap bukit. Sesudah itu panggillah mereka, niscaya mereka akan datang kepada kamu dengan segera. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 2:260)
Bagaimana dengan kita yang imannya kadang naik kadang turun ini? kenapa kadang-kadang malas mengusahakan keimanan kita agar meningkat?
semoga Allah SWT selalu merahmati kita dan bisa ambil pelajaran dari kisah perjuangan Nabi ibrahim dalam mengusahakan iman kepada Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for your comment...I am looking forward your next visit..