Kamis, 02 April 2009

Buku Spiritual teaching

Judul Buku : Spiritual Teaching : agar guru senantiasa
mencintai pekerjaan dan anak didiknya

Pengarang : Abdullah Munir
Penerbit : Pustaka Iman Madani
Tahun Terbit : Cet. III, Juli 2007
ISBN : 979-24-9866-4
Kolasi : 23 x 15,5 cm ; xvi + 128 hlm

Dalam Undang Undang Dasar 45 dan Undang Undang Pendidikan Nasional, diamanatkan bahwa Anggaran Pendidikan minimal 20% dari APBN, tetapi apadaya sampai saat ini anggaran pendidikan kurang lebih 12%. Mahatir Muhammad (mantan Perdana Menteri Malaysia) menyampaikan pada kuliah umum di Universitas Pancasila “ Jika suatu bangsa ingin maju maka pendidikan adalah kuncinya”
Pendidikan tanpa peran serta yang maksimal dari Pendidik (Guru : red) apalah artinya gedung bagus, fasilitas yang lengkap. Peran guru sangatlah penting, walaupun sekolah tidak mempunyai gedung tetapi proses belajar dapat berjalan , seperti sekolah alamnya Butet. Dalam karyanya Abdullah Munir mengajak pada kita semua khususnya para guru , guru bukanlah hanya pekerjaan tetapi suatu profesi yang dituntut untuk selalu siap dalam keilmuan , kemauan dan lebih-lebih kesiapan mental serta spiritual. Kesemua itu merupakan modal bagi guru untuk mewujudkan pendidikan sebagai pondasi dalam membangun bangsa dan Negara.
Mendidik dengan kemampuan mental dan spiritual yang diajukan oleh Munir bukanlah suatu yang gampang segampang membalikan kedua tangan, akan tetapi bukan suatu konsep yang tidak bisa dilakukan sama sekali oleh seorang guru , contoh yang kongkrit adalah penulis buku ini sendiri yaitu Abdullah Munir. Munir menawarkan konsep bahwa mendidik tidak hanya semata-mata pekerjaan dinas yang hanya diukur tingkat keberhasilannya dari hasil nilai siswa, tetapi Munir mengajukan guru merupakan kawan bermain, teman dikala susah sekaligus orang tua yang siap membimbing yang selalu memberikan rasa cinta, kasih dan sayang. Murid tidaklah dipandang sebagai obyek yang hanya mempunyai dua pilihan memathui peraturan atau hukuman, tetapi murid sebagai satu kesatuan yang utuh dalam interaksi guru dan murid. Guru harus mengetahui kondisi kejiwaan murid dan permasalahan yang dihadapi sehingga guru mampu memberikan solusi yang tepat dan sekaligus dapat memotovasi siswanya.
Munir dalam menyampaikan konsepnya menggunakan bahasa yang logis, enjoy dan enak dibaca dengan sisipan bahasa-bahasa gaul ala remaja, selain itu juga Munir menampilkan beberapa sosok pendidik yang telah mencurahkan pengabdiannya sebagai suatu fakta yang dapat memperkuat konsep kependidikan yang ditawarkan. Dengan ditampilkannya beberapa sosok pendidik dapat membangkitkan semangat pembaca sekaligus mengambil hikmahnya.
Betul kata pepatah “ Tiada Gading yang Tak Retak”, buku ini bagi saya memang luar biasa akan tetapi ada beberapa kekurangan diantaranya , pertama perwajahan (sampul) kurang menarik, kedua kemasan buku yang kurang lux, ketiga judul yang ditawarkan kurang dahsyat tidak sedahsyat isinya. Jika saja perwajahan (sampul) dibuat lebih menarik, kemasanya dibut lux atau judulnya sedikit diganti menjadi Power of The Teaching kemungkinan besar buku ini menjadi Best Seller , amin.
Isinya yang luar biasa dapat diketahui jika kita telah membacanya, tentunya penilaian peresensi bukanlah hanya penilaian subyektif, ini dapat dibuktikan bahwa buku yang saya baca adalah buku cet III Juli 2007 , buku ini pertama kali di cetak April 2006. Bisa jadi saat ini (Mei 2008) sudah dicetak ulang sekian kali. Jarang buku yang membahasa kependidikan dapat dicetak tiga kali kurang dari dua tahun.
Ok deh !, akhirnya saya merekomendasikan kepada Anda semua khususnya para guru, jika ingin berhasil menjadi pendidik, orang tua atau teman yang selalu dikenang, diharapkan kehdirannya dan selalu hidup dalam hati , maka bacalah buku ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for your comment...I am looking forward your next visit..